Share

World Superbike 2021 Jadi Perhatian Dunia, Sandiaga Uno: Pulihkan Ekonomi NTB

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 406 2509077 world-superbike-2021-jadi-perhatian-dunia-sandiaga-uno-pulihkan-ekonomi-ntb-c7QKMIQW6t.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Dok. Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyebut, perhelatan World Superbike 2021 yang berlangsung di Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak 17-21 November 2021 lalu telah membangkitkan perekonomian wilayah itu.

"World Superbike 2021 telah menjadi pembangkit pemulihan ekonomi di NTB, khususnya di desa penyokong Mandalika," ungkap Sandiaga secara virtual dalam kegiatan rutin Weekly Press Briefing, Senin, 29 November 2021 kemarin.

Lebih lanjut, kata dia, menurut data Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), World Superbike 2021 menciptakan multiple effect yang besar bagi perekonomian Pulau Lombok. Dampak ekonomi ini tampak dari omzet penyedia penyewaan jasa transportasi yang naik sampai 70 persen.

"Sepekan selama rangkaian balap motor berlangsung, rata-rata penyedia jasa transportasi mengantongi Rp70 juta, yang mana sebelumnya hanya di kisaran Rp10-15 juta," sebutnya.

Baca juga: Jajal Lintasan Sirkuit Mandalika, Sandiaga Uno Lari Sejauh 4,3 Kilometer

Infografis Destinasi Super Prioritas

Tak hanya itu, sektor akomodasi juga mengalami peningkatan dalam hal ini dilihat dari okupansi hotel yang meroket hingga 95 persen. Tingkat keterisian kamar hotel meningkat signifikan selama event berlangsung, dari 15 persen menjadi 85 persen.

Di sektor ketenagakerjaan juga mengalami peningkatan. Gegara World Superbike 2021, terjadi penyerapan 1.475 tenaga kerja lokal.

"Para pekerja itu bertugas sebagai marshal, kru Covid-19 safety, kru medis, kru event, crowd control, dokumentasi, kebersihan, ticketing, transportasi, hingga pengelola sampah," tuturnya.

Tak berhenti di situ, penerbangan di Lombok pun tercatat mengalami peningkatan selama World Superbike 2021 berlangsung. Data disampaikan PT Angkasa Pura I (Persero) bahwa jumlah pergerakan penumpang di Bandara Internasional Lombok selama World Superbike berlangsung dari 17-23 November, ada 5.700 orang per hari atau naik 50 persen.

Bahkan, peningkatan frekuensi pesawat pun terlihat. Jumlah pergerakan pesawat dari dan menuju Bandara Lombok tercatat bertambah 43 persen.

Baca juga: Alasan Mandalika Layak Jadi Destinasi Sport Tourism Unggulan Indonesia

Ini memerlihatkan bahwa selama 1-16 November 2021 rata-rata ada 37 pergerakan pesawat per hari, sedangkan 17-23 November 2021, rerata pergerakan pesawat mencapai 53 pesawat per hari.

"Capaian penyelenggaraan World Superbike ini akan jadi bahan evaluasi untuk perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika pada Maret 2022 mendatang," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini