Waspada! Kenali 5 Modus Penipuan di Phuket, Ternyata Sering Menimpa Turis

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 20:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 406 2509447 waspada-kenali-5-modus-penipuan-di-phuket-ternyata-sering-menimpa-turis-xgxcWpN5Sc.JPG Kawasan wisata Phuket, Thailand (Foto: Hotels.com)

WISATAWAN asing rentan mengalami 5 modus penipuan di kawasan wisata Phuket, Thailand. Apalagi bagi mereka yang tidak bisa berbahasa Thailand.

Penipuan dapat terjadi di hampir semua tujuan wisata di seluruh dunia, dan sayangnya Phuket tidak terkecuali. Meskipun orang Thailand dikenal sangat ramah, tetapi itu tidak menjamin Anda akan aman selama liburan di sana.

Berikut ini adalah 5 modus penipuan di Phuket yang harus Anda waspadai, sebagaimana dilansir dari laman Hotels.com.

Penipuan jet ski

Penipuan ini bekerja dengan operator yang menyewakan jet ski yang sebelumnya rusak kepada pelancong yang tidak menaruh curiga.

Ketika dikembalikan, mereka akan berpura-pura heran dan marah pada kerusakan yang dirasakan pada kendaraan dan menuntut uang kompensasi dalam jumlah besar.

Lebih baik Anda tidak menyewa jet-ski sejak awal, meskipun mengambil foto kendaraan sebelum naik juga dapat membantu.

Baca juga: Phuket Terima Turis Asing Sudah Divaksin Covid-19 Tanpa Perlu Karantina

Wisatawan di Phuket

(Foto: Hotels.com)

2. Penipuan timeshare

Penipuan timeshare di Phuket cukup umum di Patong, Kata dan Karon. Pendekatannya biasanya dari seorang pria Eropa yang mendekati Anda dengan sepeda motor atau wanita Thailand yang meminta Anda mengisi survei singkat untuk memenangkan doorprize atau hadiah.

Jika Anda mengklaim hadiah, Anda harus mengikuti presentasi 90 menit untuk timeshare atau klub liburan. Sebagai imbalannya, Anda mendapatkan kontrak atau voucher yang tidak berharga. Anda lebih baik menghemat waktu Anda dengan menolak ketika scammers mulai memperkenalkan diri.

3. Penipuan minivan

Setelah mendarat di Bandara Phuket, Anda mungkin mencari moda transportasi termurah untuk menuju ke hotel. Kebanyakan orang memilih minivan karena biasanya harganya lebih murah dari harga taksi.

Modusnya, minivan berhenti di agen perjalanan yang menginformasikan bahwa hotel Anda sudah penuh dipesan. Mereka kemudian akan menyarankan alternatif yang terlalu mahal. Yang terbaik adalah memesan hotel sebelum Anda tiba untuk menghindari hal ini.

4. Penipuan gadis bar

Banyak gadis bar di Phuket termotivasi untuk mendapatkan penghasilan sebanyak yang mereka bisa demi menghidupi keluarga secara finansial.

Gadis bar dapat dengan ahli merayu calon korbannya agar mau memberikan dana. Biasanya mereka beralasan keluarga sakit dan sangat membutuhkan uang untuk obat.

Ketika kembali ke rumah, pelancong yang naif mungkin merasa berkewajiban untuk mengirim uang secara teratur kepada kekasihnya.

Infografis Kebiasaan Buruk Traveling

Baca juga: Turis Asing Kembali Serbu Thailand, Ribuan Monyet pun Ikut "Berpesta"

5. Penipuan permata

Penipuan permata biasanya dilakukan oleh pengemudi taksi yang menawarkan untuk membawa Anda ke toko perhiasan tanpa biaya tambahan.

Anda akan diberi tahu bahwa permata di Thailand dapat dijual berkali-kali lipat nilainya di negara asal Anda. Tentu saja, sopir taksi menerima komisi yang besar jika Anda membelinya.

Kemungkinan terparah adalah Anda mendapat permata palsu atau setidaknya tidak sepadan dengan apa yang Anda bayar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini