15 Oleh-oleh Khas Banyuwangi, Paling Tenar dan Banyak Dicari Orang

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 01 Desember 2021 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 408 2509572 15-oleh-oleh-khas-banyuwangi-paling-tenar-dan-banyak-dicari-orang-Vegelx0PU1.JPG Kerajinan Gintangan, oleh-oleh khas Banyuwangi (Foto: Instagram/@widyahandycraft)

BANYUWANGI sebagai salah satu destinasi wisata di ujung pulau Jawa, memiliki pesona sangat khas. Sebagian besar tempat wisata Banyuwangi menawarkan keindahan alam yang eksotis dan menawan contohnya seperti Kawah Ijen atau Alas Purwo.

Selain pesona alamnya yang indah, berbagai kuliner khas Banyuwangi lainnya juga siap menjamu Anda saat berkunjung ke sana. Kuliner yang enak serta kerajinan tangan khas Banyuwangi selalu menjadi sesuatu menarik untuk dibawa pulang.

Nah, dirangkum MNC Portal Indonesia, berikut daftar 15 rekomendasi oleh-oleh khas Banyuwangi yang menarik sehingga wajib banget untuk Anda bawa pulang sebagai buah tangan.

1. Kerupuk Rumput Laut

Kerupuk telah menjadi panganan yang telah akrab di kalangan masyarakat Indonesia sebagai pelengkap menu makanan utama. Namun, kerupuk asal Banyuwangi ini berbeda dari kerupuk pada umumnya.

Oleh-oleh asal Banyuwangi satu ini menggunakan bahan tambahan rumput laut untuk menambah cita rasa. Selain memiliki rasa yang gurih dan khas, kerupuk rumput laut juga baik bagi kesehatan, lho.

2. Pia Glenmore

Seperti kebanyakan daerah di Pulau Jawa, pia atau bakpia juga merupakan salah satu oleh-oleh khas di Banyuwangi. Rasanya yang lezat dan harganya yang murah menjadi keunggulan Pia Glenmore.

Baca juga: 

Ditambah lagi, rasa dari oleh-oleh khas Banyuwangi ini juga beragam antara lain pisang keju, kacang hijau, kacang merah, nanas dan stroberi. Nggak heran kalau pembeli sangat menyukai panganan yang diproduksi di Kecamatan Glenmore ini.

3. Savana Cake

Terinspirasi dari padang savana yang tersohor yang ada di Taman Nasional Baluran dan Taman Nasional Alas Purwo, Savana Cake dapat menjadi alternatif oleh-oleh khas asal Banyuwangi ketika Anda mengunjungi Banyuwangi.

Infografis Wisata Banyuwangi

Kue yang satu ini berbahan dasar pisang yang disulap menjadi berbagai warna. Uniknya, nama kue yang memiliki 5 varian ini diambil dari nama beberapa destinasi wisata, yaitu Savana Red Island, Savana Green Bay, Savana Blue Fire, Savana Sunrise of Java dan Savana Wedi Ireng.

4. Ladrang

Terbuat dari ubi jalar, masyarakat Banyuwangi biasa menyebut oleh-oleh khas Banyuwangi ini sebutan ladrang. Ubi jalar diolah menjadi sejenis keripik, yang bentuknya memanjang seperti cheese stick dan rasanya manis.

5. Sale Pisang

Meskipun ada beberapa daerah yang menjadikan sale pisang sebagai oleh-oleh khasnya, Banyuwangi memiliki sale pisang dengan bermacam varian dengan rasa dan aroma yang khas.

Terdapat keripik sale pisang, sale pisang goreng dan molen sale pisang. Sudah banyak sentra produksi sale pisang di kabupaten ini, antara lain di Kelurahan Kalipuro, Kebalenan, Glagah, Songgon, dan masih banyak lagi.

Sale Pisang

(Sale Pisang, Foto: Instagram/@tokomeilfi)

6. Kue Bagiak

Beralih ke oleh-oleh khas Banyuwangi berbentuk makanan, Banyuwangi memiliki kue khas bernama bagiak. Kue berbentuk persegi panjang dengan sudut oval ini memiliki rasa manis, asin dan gurih yang bercampur menjadi satu.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat oleh-oleh asal Banyuwangi ini cukup sederhana, yakni tepung kanji, susu, telur, pelapah, garam dan gula. Kue bagiak terdiri atas beberapa varian seperti pisang, oka, keningar, wijen, durian, cokelat, jahe, serta stroberi.

7. Kanggi

Banyuwangi memang sedang gencar-gencarnya membangun daerahnya dan meningkatkan sektor perekonomian baik dari aspek pariwisata maupun industri kreatif.

Dalam mengembangkan sektor industri kreatif, masyarakat Banyuwangi mendapat dukungan langsung dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM. Kanggi sendiri merupakan paket oleh-oleh khas Banyuwangi yang dikemas secara khusus dengan kemasan yang didesain menarik.

Merupakan kependekan dari keranjang rasa Banyuwangi, Kanggi sebenarnya merujuk pada kata kangge yang berarti persembahan dalam bahasa suku Osing. Kanggi mencakup beragam oleh-oleh khas Banyuwangi mulai dari kain batik, makanan ringan, kopi, souvenir, hingga sabun tradisional.

8. Panci-Dandang Kalibaru

Jika Anda berkunjung ke daerah Kalibaru, Anda pasti akan menemukan sederetan toko yang menjual aneka peralatan rumah tangga yang terbuat dari alumunium, seperti panci, dandang, wajan, oven, dan peralatan lainnya yang bisa jadi alternatif oleh-oleh khas Banyuwangi. Sama seperti kerajinan lainnya di Banyuwangi, keterampilan para perajin disini juga telah diturunkan secara turun-temurun.

Kerajinan Gintangan, Banyuwangi

(Foto: Kerajinan Gintangan, Foto: Instagram/@widyahandicraft)

9. Kerajinan Gintangan, Banyuwangi

Masyarakat Banyuwangi memang produktif soal seni kerajinan tangan. Hal ini dapat terlihat di Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi yang sudah terkenal dengan produk anyaman bambunya. Keterampilan yang dimiliki para perajin disini diturunkan secara turun-temurun, jadi nggak heran kalau banyak warga desa Gintangan yang mahir menganyam.

Selain dapat melihat dan membeli langsung oleh-oleh anyaman bambu khas Banyuwangi, pengunjung juga dapat melihat proses pembuatannya. Produk anyaman bambu yang dapat dipilih juga sangatlah beragam, mulai dari hiasan dinding sampai peralatan dapur.

10. Kaus Banyuwangi

Nah, apabila kebetulan berkunjung ke Banyuwangi, kaos yang mencirikan kota yang dijuluki sunrise of Java ini bisa jadi pilihan oleh-oleh khas Banyuwangi yang pas. Setiap kaos didesain dengan unik sehingga pengalaman Anda di Banyuwangi nggak akan terlupakan.

11. Batik Banyuwangi

Hampir setiap daerah di Jawa memiliki batik dengan corak masing-masing yang khas. Tak terkecuali Banyuwangi. Daerah ini memiliki puluhan motif batik yang dapat menambah koleksi batik Anda di lemari, lho.

Salah satu oleh-oleh batik dari Banyuwangi paling terkenal adalah motif Gajah Oling yang bercorak seperti belalai gajah. Masih banyak lagi motif lainnya yang nggak kalah menarik, seperti Kangkung Setingkes, Sembruk Cacing, Gedhegan, dan lainnya untuk dijadikan oleh-oleh khas Banyuwangi.

12. Kopi Khas Banyuwangi

Selain terkenal dengan blue fire di Kawah Ijen dan padang savana di kawasan Taman Nasional Baluran, ternyata Banyuwangi merupakan salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia, lho.

Enggak tanggung-tanggung, kualitas kopi yang dihasilkan kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini menduduki peringkat ke-4 setelah Jamaica, Hawaii dan Toraja. Desa Kemiren di Banyuwangi memiliki tradisi minum kopi yang disimbolkan lewat sebuah ungkapan, sekali seduh kita bersaudara. Maka, nggak mengherankan kalau hampir 3.900 ton kopi diproduksi setiap tahunnya di sini.

13. Durian Merah

Bagi Anda yang menyukai durian, jenis Durian Merah yang bisa Anda temukan di Banyuwangi ini wajib untuk dicoba. Daging buah yang berwarna merah menjadi asal usul penamaan buah ini dan membuat Durian Merah begitu istimewa.

Durian Merah

(Durian Merah, Foto: Instagram/@agro.banyuwangi)

Keunikan lain dari buah ini adalah ukuran daging yang begitu tebal namun dengan ukuran bijinya yang kecil. Kandungan alkohol yang terdapat di dalam durian ini juga cukup sedikit meski aromanya begitu menyengat saat sudah matang.

14. Bolu Kuwuk

Bolu Kuwuk atau masyarakat Banyuwangi sering menyebutnya dengan nama Klemben ini merupakan jenis bolu kering khas Banyuwangi. Kue Bolu Kuwuk menjadi salah satu sajian wajib saat perayaan hari raya seperti idul fitri.

Terbuat dari tepung terigu, gula, dan telur, Bolu Kuwuk memiliki rasa manis dengan tekstur lembut dan renyah. Bentuknya pun dibuat bervariasi menyerupai kura-kura, bunga, ikan, dan lainnya sehingga terlihat sangat menarik.

15. Kue Tambang Banyuwangi

Kue tambang Banyuwangi dikenal juga dengan nama kue untir-untir karena bentuknya yang terlihat seperti tambang yang dipuntir. Bahan dasar utama untuk membuat kue khas Banyuwangi satu ini hanyalah tepung, telur, mentega, dan gula.

Kue tambang atau kue untir untir ini bisa Anda dapatkan di toko oleh-oleh Banyuwangi atau di pasar-pasar tradisional. Harganya pun sangat terjangkau yakni sekitar Rp14.000,00 untuk kemasan 200gr baik dalam bungkus plastik atau stoples plastik.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini