Share

Misteri Hilangnya Backpacker Remaja Asal Belgia, 2 Tahun Berlalu Jasadnya Belum Ditemukan

Lina Sharfina, Jurnalis · Rabu 01 Desember 2021 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 406 2510018 misteri-hilangnya-backpacker-remaja-asal-belgia-2-tahun-berlalu-jasadnya-belum-ditemukan-qYVW9lpYuV.JPG Backpacker muda asal Belgia, Theo Hayez (Foto: NZ Herald)

SEORANG backpacker asal Belgia, Theo Hayez sudah dua tahun dilaporkan hilang misterius. Penyelidikan terus berlangsung hingga ditemukan 'jejak' digital yang memetakan posisi terakhirnya yang dicurigai sebelum ia menghilang.

Namun, data penting yang mungkin memegang 'kunci' atas apa yang terjadi pada pemuda berusia 18 tahun pada malam ia menghilang tidak dapat diakses oleh penyidik.

Theo Hayez dilaporkan hilang dari Byron Bay pada Mei 2019 silam setelah meninggalkan sebuah bar terkenal. Keluarganya telah terbang ke Australia untuk menghadiri pemeriksaan, yang diperkirakan akan berlangsung selama dua pekan di New South Wales bagian utara.

Baca juga: Backpacker di Thailand, Ini 5 Objek Wisata yang Pas Dijelajahi

Saksi mata, Kirsten Edwards pada Senin mengatakan kepada penyidik bahwa Hayez terakhir terlihat meninggalkan Bar Cheeky Monkeys tepat setelah pukul 23.00 pada 31 Mei 2019.

Infografis Tips Traveling Aman

Data terakhir yang dapat diandalkan menempatkan Hayez dan teleponnya di Cozy Corner dekat tebing Cape Byron. Polisi menduga Hayez jatuh ketika mencoba memanjat tebing dekat Cozy Corner dan tersapu oleh ganasnya ombak.

"Jika teori kerjanya benar, teleponnya tidak ikut dengannya karena masih berfungsi dan mengirimkan data hingga sekitar sore hari Sabtu 1 Juni 2019," kata Edwards.

Meski pencarian dilakukan intensif oleh Tim SAR dan polisi, jasad pemuda itu tidak pernah ditemukan. Topinya ditemukan di semak belukar di rute yang terakhir dia tempuh berminggu-minggu setelah dia menghilang.

Edwards mengatakan, data pelacakan lokasi menunjukkan dia berjalan ke arah yang berlawanan dari Wake Up! hostel tetapi mengambil rute "aneh" meskipun petanya terbuka.

Sebagai bagian dari rutenya, ia melewati lapangan kriket sebelum bergerak melalui jalur api, lalu menyusuri semak belukar menuju Pantai Tallow.

Ia mengatakan, pihak berwenang Belgia yang menyelidiki hilangnya Hayez dapat mengakses teknologi geofencing untuk mengidentifikasi apakah ponsel lain berada di area yang sama dengan ponselnya.

Baca juga: 9 Panduan Wisata ke Singapura ala Backpacker

Backpacker Theo Hayez

(Theo Hayez hilang misterius, Foto: Dailymail)

Sementara, Ms. Edwards mengatakan, penyidik sebenarnya berusaha memeroleh pernyataan dan saksi dari penyelidik luar negeri namun terhalang karena kebijakan hukum multinasional.

"Kami mencoba mengakses proses itu, tapi itu bukan proses yang tersedia untuk penyelidikan koroner orang hilang," kata dia.

"Kami terhalang, secara hukum, karena kami tidak dapat mengakses perjanjian itu. Jelas, ini adalah situasi yang tidak dapat diterima di mana kita tidak bisa mendapatkan akses ke informasi penting tentang apa yang terjadi malam itu," tambah Ms. Edwards.

Pada malam hilangnya Hayez, seorang penjaga keamanan mengeluarkannya dari Bar Cheeky Monkeys karena ia mendapat kesan bahwa backpacker itu hampir mabuk.

Pengusiran itu telah menyebabkan keluarga Hayez 'sangat tertekan' karena mereka hanya memiliki rincian kontak dengan satu anggota kelompok backpacker.

Tak ada bukti yang menunjukkan bahwa Hayez bunuh diri, lantaran tidak memiliki masalah kesehatan mental termasuk masalah pribadi dan finansial.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini