Viral Baca Alquran di Kereta, Pria Ini Malah Dicaci Maki Orang Asing

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Kamis 02 Desember 2021 01:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 406 2510092 viral-baca-alquran-di-kereta-pria-ini-malah-dicaci-maki-orang-asing-rg2wYSl7ev.jpg Ilustrasi stasiun kereta (dok Pixabay)

JAKARTA - Seorang penumpang kereta bawah tanah London berinisial A terkejut setelah orang asing mencaci makinya karena membaca Al-Qur'an. Peristiwa itu terjadi di jalur distrik dekat Tower Hill, sekitar pukul 06.40 waktu setempat, Sabtu (27/11/2021).

Dalam sebuah video yang diungah di akun Twitter @TooMuchSuugo, terlihat seorang pria marah-marah karena tidak terima penumpang itu membaca Al-Quran di dalam kereta.

"Biarkan saya memberi tahu Anda, ini adalah negara Kristen. Anda berperilaku dengan sopan santun kepada kami dan kami akan melakukan sesuatu," ujar pria tersebut.

Korban caci maki itu menyatakan, hal ini berawal ketika ia membaca Al-Qur'an dengan lembut. Dia juga mengatakan dirinya terkejut pada awalnya, tetapi memilih untuk mengabaikannya dan tetap membaca Al-Quran. Saat itulah dia merasa seperti diserang dan dipermalukan.

Baca Juga:

Mau Urus Paspor? Waspada Sederet Hal Ini Harus Diperhatikan, Jangan Sampai Denda

Hari AIDS Sedunia, Berikut 5 Negara dengan Jumlah Pengidap HIV Tertinggi Sejagat

"Dia mendapat perhatian semua orang dan mencoba menyangkal hak dasar saya. Saya mencoba mengabaikannya berkali-kali. Yang saya inginkan hanyalah membaca Al-Quran seperti yang saya lakukan setiap pagi," kata penumpang yang tidak ingin disebutkan namanya.

"Tidak ada yang tampak terganggu selain pria itu untuk bersikap adil. Saya menyuruhnya untuk pindah jika dia merasa terganggu atau tetap diam, tetapi dia tidak melakukannya," lanjutnya.

Polisi transportasi Inggris mengatakan mereka sedang menyelidiki insiden itu, tetapi tidak merilis pernyataan lebih lanjut.

Korban memaparkan, saat itu memiliki priotitas untuk membaca Al-Quran dan menyelesaikannya sebelum tiba di tempat kerja. Namun sayangnya, akibat caci maki itu dia tidak dapat menyelesaikannya.

"Saya benar-benar tidak berpikir membaca Al-Quran dengan keras adalah masalahnya, saya percaya itu adalah alasan untuk mengungkapkan perasaannya dan membuat saya berhemti untuk membaca Al-Quran karena dia percaya, kita seharusnya tidak diizinkan untuk membaca doa kami (membaca Al-Quran) di dalam kereta bawah tanah," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini