Share

Hari Konvensi Paus Internasional, Kenali 10 Jenis dan Keunikan Sang Penguasa Samudera

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 02 Desember 2021 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 406 2510761 hari-konvensi-paus-internasional-kenali-10-jenis-dan-keunikan-sang-penguasa-samudera-ndW5zgrf3Z.JPG Paus pembunuh atau Orca (Foto: Instagram/@centerforwhaleresearch)

HARI Konvensi Paus Internasional jatuh pada 2 Desember. Hal ini bermula pada peringatan Konvensi Paus Internasional ditandatangani pada tahun 1946 pada acara International Convention for the Regulation of Whaling (ICRW) atau Konvensi Internasional untuk Peraturan Perburuan Paus di Washington D.C.

Seperti diketahui, paus merupakan mamalia laut terbesar saat ini. Paus merupakan salah satu dari banyak jenis hewan yang hidup dan tinggal di laut. Paus adalah hewan mamalia laut, tetapi seringkali disebut sebagai ikan karena bentuknya seperti golongan ikan.

Paus memiliki ukuran tubuh besar, cerdas dan hidup bebas di samudera. Jika kebanyakan hewan laut bernapas dengan insang namun tidak dengan paus, mereka bernapas dengan paru-paru. Uniknya, paus juga menjadi satu-satunya mamalia laut yang mampu hidup di bawah laut selama hidupnya.

Sebagai hewan yang dikenal memiliki tubuh besar, ternyata ada beberapa jenis paus yang bahkan disebut sebagai paus terbesar di dunia. Penasaran apa saja paus terbesar di dunia? Dirangkum MNC Portal pada Kamis (2/12/2021), berikut daftarnya.

1. Paus Pembunuh (Orca Whale)

Orca, atau paus pembunuh (Orcinus orca), juga dikenal sebagai paus Free Willy adalah bagian dari jenis paus bergigi. Bahkan, sebenarnya paus ini adalah anggota terbesar dari keluarga lumba-lumba.

Baca juga: Paus Paling Kesepian di Dunia Stres hingga Benturkan Kepalanya ke Tangki

Orca adalah hewan yang sangat bersosial yang bepergian dalam kelompok. Kelompok biasanya terdiri dari 5-30 paus, meskipun beberapa kelompok dapat bergabung untuk membentuk kelompok yang terdiri 100 ekor atau lebih.

Paus Orca

(Paus Orca, Foto: Instagram/@avaslifewithcetas)

Orca membangun hirarki sosial, dan kelompok-kelompok ini dipimpin oleh perempuan. Orca memiliki panjang sirip dorsal dengan tubuh bulat besar di punggung mereka. Tubuh hitam mereka ditandai dengan bercak putih di bagian bawah dan dekat mata.

2. Paus Sperma (Sperm Whale)

Paus sperma dengan nama latin Physeter Macrocephalus, adalah spesies mamalia laut, ordo Cetacea, ikan paus bergigi (odontocete) yang memiliki otak terbesar. Ikan paus sperma adalah satu-satunya anggota genus Physeter.

Paus sperma Dewasa dapat tumbuh sepanjang 67 kaki 20,5 meter dengan beban atau tubuh mencapai 56 ton. Ukuran otak mereka begitu besar diantara kerajaan binatang, yaitu seberat 20 pound atau sekitar 9 kg.

Oleh karena itu paus ini boleh dikatakan paling besar diantara Paus beluga, narwhal, dan pilot. Lubang napasnya ada satu. Lebar kepala, lengkap dengan deretan gigi tajam. Adapun nama Paus sperma ini didapat karena mereka menghasilkan minyak spermaceti dari kepalanya. Sedangkan untuk habitat, Paus ini banyak ditemukan di sebagian besar lautan.

Baca juga: Ini Tempat Terbaik Mengamati Paus

Paus Sperma

(Paus Sperma, Foto: Instagram/@brianskerry)

3. Paus Pilot (Pilot Whale)

Paus ini dibedakan menjadi dua spesies, akan sulit bagi kita membedakannya jika hanya melihat keduanya dilaut. Spesies tersebut yaitu 'G-melas' dan 'G-Macrorhynchus' . G-melas merupakan paus pilot dengan sirip yang panjang sedangkan 'G-Macrorhynchus' merupakan paus pilot dengan sirip pendek.

Perbedaan yang mencolok dari keduanya ditemukan pada tempurung kepala yang dimiliki. Hiu pilot menempati wilayah perairan yang luas di seluruh dunia. G-melas dapat ditemukan di perairan dingin . Sebaliknya, G-macrorhynchus memilih untuk tinggal di perairan tropis dan subtropis.

4. Paus Narwhal (Narwhal Whale)

Narwhal adalah paus bergigi berukuran sedang yang hidup sepanjang tahun di Kutub Utara. Salah satu dari dua spesies ikan paus di keluarga Monodontidae, bersama dengan ikan paus Beluga.

Pada paus jantan dibedakan dengan karakteristik taring panjang, lurus di area rahang yang membentang dari rahang atas kiri mereka. Fungsi dari gadingnya selain digunakan untuk melindungi dirinya dari bahaya ancaman juga digunakan untuk menarik perhatian dari betina.

5. Paus Beluga (Beluga Whale)

Beluga atau paus putih (Delphinapterus Leucas) hidup di Antartika dan spesies sub-Kutub Utara cetacea. Salah satu dari dua anggota keluarga Monodontidae. Paus jenis ini dapat dengan mudah dikenali karena penampilannya ini memang unik.

Kulitnya benar-benar putih, sirip belakang yang minim. Namun tubuh seperti berfungsi untuk memfasilitasi navigasi mereka di daerah perairan es. Paus ini memiliki ukuran tubuh kecil dengan dahi besar dan berkepala bulat.

Paus Beluga

(Paus Beluga, Foto: Instagram/@whalesnation)

Karena mereka memang tinggal di Arktik dan sub Arktik, Paus beiga memiliki lapisan lemak setebal 5 inci, sebagai adaptasi terhadap habitat yang dingin. Untuk makan, mereka mendapatkannya di dasar laut, jadi harus menyelam sedalam 1.000 kaki atau sekitar 305 meter ke kedalaman laut.

6. Paus Sikat (Southern Right Whale)

Memiliki nama latin Eubalaena australis juga masih termasuk dalam paus baleen, merupakan satu dari tiga spesies yang klasifikasikan dalam genus paus Eubalaena.

Baca juga: Ditelan Paus Bungkuk, Penyelam Ini Berhasil Selamat

Seperti paus Southern Right lain, Paus Southern Right mudah dibedakan dari yang lain oleh callosities di atas kepala, tanpa sirip punggung, dan mulut melengkung panjang yang dimulai di atas mata.

Kulitnya berwarna abu-abu sangat gelap atau hitam, kadang-kadang dengan beberapa bercak putih pada perut. Paus ini memiliki tubuh tipis, mampu mencapai panjang hingga 60 kaki atau 18 meter dan berat tubuh hingga 100 ton.

7. Paus Abu-abu (Gray Whale)

Paus abu-abu memiliki nama latin Eschrichtius robustus merupakan salah satu paus baleen yang bermigrasi antara makan dan biak tahunan. Paus ini memiliki ukuran tubuh dengan panjang sekitar 16 meter dan berat hingga mencapai 36 ton dan mampu hidup selama 50-60 tahun.

Paus Abu

(Paus Abu, Foto: Instagram/@acssanfrancisco)

Memiliki warna abu-abu dan bintik-bintik putih pada kulit yang gelap. Paus ini merupakan salah satu paus yang galak, dan akan memberikan perlawanan ketika terancam. Paus abu-abu adalah satu-satunya spesies dalam genus Eschrichtius.

8. Paus kepala busur/paus bungkuk (Bowhead Whale)

Jenis ini dikenal sebagai balaenamysticetus. Penamaan kepala busur untuk dirinya muncul karena rahang tinggi dan melengkung, sehingga terlihat cacat. Ikan paus hitam ini hidup di daerah dingin, yaitu di Artic. Oleh karena itu, mereka memiliki kulit khusus dengan lemak tebal mencapai 45 cm.

Tapi tetap lemak inilah yang membuat paus bungkuk untuk tetap hangat dan melindungi mereka dari sensasi dingin yang sangat rendah. Sayangnya, salah satu populasi mamalia laut besar ini terus menurun. Hal ini tentu saja karena eksploitasi laut yang tidak bijaksana.

9. Paus Sirip (Fin Whale)

Paus Fin Whale memiliki nama latin Balaenoptera physalus, disebut juga dengan paus finback, merupakan jenis mamalia laut yang termasuk dalam sub ordo paus baleen. Paus ini adalah paus terbesar kedua setelah paus biru. Ukuran tubuh mampu mencapai 27 meter.

Ciri-ciri dari ikan paus Fin Whale panjang dan memiliki tubuh langsing, Warna pada kulit paus ini kecoklatan abu abu dengan bagian bawah dengan warna lebih pucat.

Paus fin whale setidaknya memiliki dua subspesies berbeda yaitu paus sirip utara di Atlantik Utara dan Paus sirip Antartika lebih besar dari Samudera Selatan.

Paus Biru

(Paus Biru, Foto: Instagram/@webnectarphoto)

10. Paus Biru (Blue Whale)

Paus ini memiliki ukuran dengan panjang mencapai 100 kaki atau sekitar 30,5 meter. Dan berat tubuh hingga 100-500 ton. Oleh karena itulah paus ini merupakan paus terbesar sehingga menjadi hewan terbesar di dunia.

Karakteristik dari paus ini yaitu memiliki sirip kecil di belakang dan menurun ke tiga perempat punggungnya. Memiliki warna kulit yang unik, memiliki kolaborasi warna biru ke abu-abuan dengan bintik-bintik di atasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini