Share

Misteri Hari Laut di Jepang, Arwah Leluhur Datang Mengajak Seseorang Pergi Bersamanya

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Jum'at 03 Desember 2021 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 406 2511063 misteri-hari-laut-di-jepang-arwah-leluhur-datang-mengajak-seseorang-pergi-bersamanya-Z4B63T8s59.jpg Perayaan Umi no Hi atau Hari Laut di Jepang (Foto Japan Travel)

HARI Laut di Jepang dikenal dengan istilah Umi no Hi. Ini merupakan hari libur nasional yang jatuh pada Senin minggu ketiga tiap Juli. Perayaan hari laut diwarnai hal-hal penuh misteri.

Hari Laut berdekatan dengan perayaan obon, yaitu serangkaian upacara di Jepang yang menyambut kedatangan arwah leluhur pada 15 Juli setiap tahunnya.

Baca juga:  Seramnya Akaname, Hantu Kamar Mandi Hobi Menjilat Kloset

Sejak zaman dulu, masyarakat Jepang dilarang untuk pergi ke laut saat perayaan obon berlangsung. Meski terdapat alasan ilmiah, larangan ini kerap dikaitkan dengan kedatangan roh dari dunia lain.

Konon, roh yang datang bisa membawa seseorang bersamanya untuk kembali ke laut.

 

Kisah Misterius

Terdapat cerita misteri tentang roh laut yang beredar di masyarakat Jepang.

Diceritakan pada saat itu sejumlah pelajar kelas 3 dan 4 pergi berenang di pantai saat perayaan obon.

 Baca juga: Mengenal Tradisi Unik Kecantikan Wanita Jepang, Gunakan Kotoran Burung sebagai Bedak

Seorang siswa yang mempunyai masalah kesehatan memilih untuk duduk di tepi laut. Suatu ketika, dia melihat seorang pria tiba-tiba menangis dan kemudian menghilang.

Tak lama kemudian, kejadian aneh kembali muncul. Salah satu temannya terseret ke dalam laut, sementara teman-teman yang lain berusaha untuk menariknya ke permukaan sampai berhasil.

Setelah dilarikan ke rumah sakit, dokter menemukan bekas merah seperti sidik jari anak-anak di punggung siswa tersebut. Memar di punggung berbekas selama dua sampai tiga hari.

Kejadian aneh ini membuat mereka trauma untuk pergi ke laut saat perayaan obon.

 ilustrasi

Alasan Ilmiah

Masyarakat sebenarnya dilarang pergi ke laut karena ancaman sengatan ubur-ubur. Ditambah, tidak ada penjaga pantai yang bertugas saat tanggal merah.

Dikhawatirkan pengunjung akan sulit untuk meminta pertolongan jika terjadi Kecelakaan di laut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini