Pulang dari Afrika, 14 Penumpang Pesawat Tertular Omicron Ternyata Sudah Divaksin

Antara, Jurnalis · Jum'at 03 Desember 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 406 2511209 pulang-dari-afrika-14-penumpang-pesawat-tertular-omicron-ternyata-sudah-divaksin-RNoKgdXLGb.JPG Ilustrasi (Foto: Reuters)

OTORITAS kesehatan Belanda menyebutkan, 14 penumpang pesawat dari Afrika Selatan yang terinfeksi virus corona varian Omicron telah divaksin Covid-19.

Mereka termasuk di antara 62 orang yang dites positif Covid-19 setelah tiba di Belanda dengan dua penerbangan dari Afrika Selatan, pekan lalu.

Berdasarkan aturan yang berlaku pada saat itu, lebih dari 600 penumpang dapat naik ke penerbangan maskapai KLM dari Johannesburg dan Cape Town pada 26 November dengan bukti vaksinasi atau hasil tes Covid-19 negatif baru-baru ini.

Seorang juru bicara otoritas kesehatan untuk Kennemerland, di mana Bandara Schiphol berada, mengatakan sekitar 90 persen dari mereka yang dites positif telah divaksin.

Seorang juru bicara Institut Kesehatan Belanda (RIVM) mengonfirmasi pada Kamis kemarin bahwa mereka termasuk semua penumpang yang terinfeksi Omicron.

Baca juga: Khawatir Dampak Varian Omicron, Begini Curhatan Bos Maskapai Internasional

Tingkat infeksi di antara penumpang dari Afrika Selatan memicu seruan dari otoritas kesehatan Belanda untuk mengharuskan pengujian untuk menggantikan status vaksinasi sebagai syarat terbang.

"Dengan kombinasi yang mengharuskan tes sebelum keberangkatan dan pengujian ulang lima hari setelah kedatangan, serta mengetahui apa yang terjadi, Anda dapat membuat penerbangan lebih aman," kata kepala divisi penyakit menular RIVM, Jaap van Dissel.

Dia juga merekomendasikan karantina untuk pelancong dari daerah berisiko tinggi. Saran RIVM, yang belum diadopsi oleh pemerintah Belanda, adalah bahwa hanya tes usap PCR yang diambil 48 jam sebelum kedatangan di Belanda yang dapat diterima, dan itu tetap diperlukan terlepas dari status vaksinasi seseorang.

Negara-negara di seluruh dunia memperketat aturan penerbangan setelah ditemukannya Omicron, yang disebut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai "varian yang perlu diperhatikan" karena kekhawatiran bahwa varian itu bisa melawan vaksin dan memperpanjang pandemi.

Pemerintah Belanda menyatakan, sedang memertimbangkan rekomendasi RIVM tetapi menginginkan keputusan juga yang dibuat oleh negara Uni Eropa.

Prancis, Portugal, dan Irlandia adopsi kebijakan serupa

Otoritas kesehatan di Kennemerland juga mengatakan, mereka membebaskan lebih dari setengah penumpang yang terinfeksi, yang telah diisolasi di sebuah hotel dekat bandara, setelah tes selanjutnya menunjukkan bahwa mereka tidak lagi membawa virus.

Pihak berwenang tidak menjelaskan apakah salah satu dari 14 penumpang yang terinfeksi varian Omicron diizinkan pulang dengan alasan privasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini