Share

Suami Istri Berhenti Kerja demi Keliling Dunia Bersama, Rela Jual 3 Rumah dan Tinggal di Kapal

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Sabtu 04 Desember 2021 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 406 2511278 cerita-suami-istri-berhenti-kerja-demi-keliling-dunia-bersama-rela-jual-tiga-rumah-dan-tinggal-di-kapal-CdxwyWwKRN.jpg Ilustrasi Pasangan (dok Freepik)

JAKARTA - Pasangan suami istri, Taryn Pickard dan Logan memilih berhenti bekerja untuk berkeliling dunia dengan anjing mereka.

Taryn dan Logan memutuskan untuk meninggalkan gaya hidup normalnya pada tahun 2019. Ide tersebut muncul saat mereka melihat orang lain tinggal di kapal ketika keduanya mengunjungi Irlandia.

Sebelum memulai hidup berlayar, mereka menjual tiga rumah dan membeli kapal. Mereka juga mengumpulkan uang yang berasal dari uang pesangon Logan saat berhenti dari sebagai mekanik, sementara Taryn bekerja sebagai fotografi penuh waktu.

Baca Juga:

15 Tempat Makan di Mojokerto, Nyesel Kalau Enggak Coba

Tak Hanya Kelor Labuan Bajo, Ini 5 Pulau Lain yang Pernah Dijual Online

Sejak itu mereka terus berlayar di lautan dan hanya mendarat sebulan sekali saat mereka membutuhkan persediaan.

"Tanpa pengalaman berlayar sebelumnya, kami mendaftar untuk kursus berlayar kilat dalam waktu lima hari," terang Taryn, mantan guru yoga berusia 32 tahun di Kanada dikutip dari Market Research.

Saat itu, mereka juga membeli perahu pertamanya dengan harga USD 27.500 atau Rp392 juta. Tetapi perahu itu terlalu kecil untuk hidup sehari-hari sehingga dijual kembali.

Kemudian, Taryn membeli kapal dengan panjang 45 kaki seharga USD 65 ribu (Rp927 juta). Namun mereka menjualnya kembali karena kapal itu tak kuat menghadapi cuaca ekstrem. Hingga kemudian, mereka membeli kapal USD 100 ribu atau Rp1,4 miliar pada Maret 2021.

Setelah melakukan perbaikan pertama, pasangan itu, ditemani anjing mereka, memulai perjalanan melalui pulau-pulau di Kepulauan Broughton musim panas lalu.

Pulau-pulau ini, yang terletak di Kanada timur, sangat terpencil, tanpa layanan telepon dan populasi kecil, yang berarti mereka menghabiskan sebagian besar waktu mereka sendirian.

Mereka menghabiskan banyak waktu untuk memancing, snorkeling, dan mendayung. Mereka juga membaca buku dan menonton Netflix sebagai hiburan.

Menjalani hidup yang tak biasa, Logan dan istri tentu pernah mengalami kesulitan dalam merencanakan stok pangan.

"Kami hampir kehabisan makanan dan air kadang-kadang karena keinginan kami untuk benar-benar sendirian," kata Logan.

“Kami memiliki tangki air 600 liter yang kami gunakan untuk hal-hal penting seperti memasak dan mandi di kapal, tetapi kami mencoba meminimalkan penggunaan air tawar," tambahnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini