Share

Kisah Kepulauan Pasifik Gunakan Koin Batu Raksasa Jadi Mata Uang

Nindi Widya Wati, Jurnalis · Minggu 05 Desember 2021 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 406 2511759 kisah-kepulauan-pasifik-gunakan-koin-batu-raksasa-jadi-mata-uang-lJvqUxAOk1.jpg Pulau Yap di Kepulauan Samudra Pasifik (Australia ABC)

JAKARTA - Sebuah pulau kecil di Samudra Pasifik, Yap menggunakan cakram batu raksasa sebagai mata uang untuk bertransaksi.

Melansir NPR pada Sabtu (4/12/2021), cakram batu raksasa itu disebut rai dan digunakan sebagai simbol bentuk uang oleh penduduk pulau Yape selama ratusan tahun.

Baca Juga:

15 Tempat Wisata Populer di Madiun, Tak Boleh Dilewatkan

 Geger, Vila Romawi Terkubur 1.700 Ditemukan di Lahan Pertanian

Untuk menentukan nominal yang terkandung di batu bisa dilihat dari dua faktor. Makin besar nilainya, maka makin besar ukuran dan cerita di balik pengangkutan batu.

Misalnya, jika batu tersebut berhasil diambil setelah mengorbankan banyak nyawa, maka nilainya bisa meroket. Tak tanggung-tanggung, harganya bisa dibelikan tanah hingga membayar mahar pernikahan.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sayangnya, penggunaan batu sebagai mata uang ini terhenti pada awal abad 20. Hal ini lantaran adanya konflik antara Spanyol dan Jerman, yang berimbas hingga ke daerah Yap dan sekitarnya.

Selain itu, saat pasukan Kekaisaran Jepang mengambil alih Yap selama Perang Dunia II, banyak Batu Rai yang digunakan untuk material konstruksi atau jangkar kapal yang membuat batu-batu tersebut semakin berkurang jumlahnya.

Walau sekarang penduduk Yap lebih memilih menggunakan mata uang modern untuk transaksi ekonomi sehari-hari, penggunaan Batu Rai sendiri masih digunakan untuk transaksi sosial yang penting dan bersifat tradisional. Para penduduk Pulau Yap masih menggunakan batu tersebut di acara-acara, seperti pernikahan, warisan, atau sebagai tanda aliansi antara dua keluarga.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini