Pilot Arah Bali Tak Lihat Debu Vulkanik saat Gunung Semeru Meletus, Ini Penjelasan AirNav

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Sabtu 04 Desember 2021 21:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 406 2511983 pilot-arah-bali-tak-lihat-debu-vulkanik-saat-gunung-semeru-meletus-ini-penjelasan-airnav-wFxCjMyu2T.JPG Gunung Semeru (Foto: Instagram/@explore.semeru)

ANTISIPASI dampak aktivitas erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur terhadap sektor penerbangan, International NOTAM Office AirNav Indonesia telah merilis 3 buah ASH NOTAM (Notice to Airman) pada Sabtu (4/12/2021).

Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia, Rosedi mengatakan, tiga Ash Notam mencakup penerbangan yang menyatakan red alert dengan detail Abu Vulkanik ketinggian dari permukaan tanah Flight Level F500 yang bergerak ke arah Barat Daya dengan kecepatan 50 knot.

Meski demikian, pihak AirNav menyebutkan sampai saat ini tidak ada dampak signifikan aktibat aktivitas erupsi Gunung Semeru terhadap operasional pelayanan navigasi penerbangan oleh AirNav Indonesia.

“Sampai berita ini disampaikan (4/12/2021) pukul 17.30 WIB, tidak ada dampak signifkan aktivitas erupsi Gunung Semeru terhadap operasional pelayanan navigasi penerbangan oleh AirNav Indonesia, baik di Cabang Surabaya, Cabang Denpasar, Cabang Semarang, Cabang Yogyakarta maupun Cabang Solo,” kata Rosedi dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Sabtu (4/12/2021).

Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Aktivitas Bandara di Sekitarnya Tetap Normal

Erupsi Gunung Semeru

Hasil pilot report terhadap Pesawat Wings Air yang melintas menuju Denpasar bahwa debu vulkanik tidak dapat terlihat mengingat kondisi tertutup awan yang tebal begitu juga pengamatan dari Tower Abdul Rachman Saleh.

“Meskipun tidak ada dampak signifikan, AirNav Indonesia tetap melakukan langkah antisipasi antara lain AirNav Indonesia Cabang Surabaya dengan ACC MATSC dan JATSC serta Cabang Denpasar untuk sementara waktu suggest tidak melawati W-33/South of SBR,” urainya.

Tak hanya itu pihak Airnav Berkoordinasi dengan pihak Bandara Abdul Rachman Saleh dan Bandara Juanda untuk melakukan paper test, saat ini sedang dipersiapkan.

“Saat ini hasil koordinasi semua pesawat yang menuju East (Denpasar, Lombok dan Kupang) dan sebaliknya dilewatkan North of SBR,” ujarnya.

AirNav Indonesia terus berkoordinasi dengan stakeholder penerbangan terkait dan bersiaga terkait perkembangan aktivitas erupsi Gunung Semeru yang berpotensi mempengaruhi kegiatan operasional penerbangan.

“Untuk informasi terkini akan selalu kami (AirNav) perbaharui sesuai kondisi di lapangan,” pungkasnya. (nia)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini