Share

Alhamdulillah... Kawasan Wisata Bromo Tak Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Antara, Jurnalis · Senin 06 Desember 2021 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 406 2512432 alhamdulillah-kawasan-wisata-bromo-tak-terdampak-erupsi-gunung-semeru-txnTrWNAUU.JPG Gunung Bromo (Foto: Instagram/@icarotakesphotos)

KAWASAN wisata Bromo yang terletak di Jawa Timur, tetap beroperasi normal pascaterjadinya erupsi Gunung Semeru pada Sabtu pekan lalu sekitar pukul 15.20 WIB. Erupsi tersebut telah menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang terdampak.

Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi dan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sarif Hidayat mengatakan, kawasan wisata Bromo, tidak terdampak erupsi Gunung Semeru.

โ€œUntuk sementara ini (wisata Bromo) tidak terdampak,โ€ kata Sarif.

Meski kawasan Bromo yang berada dalam satu wilayah taman nasional dengan Gunung Semeru beroperasi normal, ia tetap meminta kepada para pengunjung atau wisatawan Bromo tetap waspada dan mematuhi penerapan protokol kesehatan dengan ketat.

โ€œImbauan ke pengunjung untuk tetap waspada, berhati-hati, dan wajib menggunakan masker,โ€ katanya.

Baca juga:ย Gunung Semeru Meletus, AirNav Ingatkan Pilot soal Dampak Erupsi

Sarif menambahkan, terkait dengan erupsi Gunung Semeru yang terjadi, pihaknya memastikan tidak ada pendaki yang berada di area gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut. Sejak 3 Juli 2021 pendakian Gunung Semeru ditutup oleh Balai Besar TNBTS.

โ€œSampai hari ini pendakian Semeru masih ditutup,โ€ katanya.

Kawasan wisata Bromo yang terletak di empat wilayah yakni Kabupaten Malang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Pasuruan telah dibuka dengan melakukan pembatasan jumlah pengunjung maksimal 25 persen dari total daya tampung.

Ada lima titik yang bisa dikunjungi wisatawan yakni Bukit Cinta dengan kapasitas 31 orang dan Bukit Kedaluh bagi 107 orang per hari. Selain itu Penanjakan, dengan kuota sebanyak 222 orang per hari, Mentigen 55 orang per hari, dan Savana Teletubbies sebanyak 319 orang per hari.

Pembukaan seluruh pintu masuk Bromo tersebut dilakukan usai seluruh wilayah penyangga berstatus Level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Nantinya saat pemerintah menerapkan PPKM Level 3 akhir tahun, kawasan Bromo akan mengikuti aturan itu.

Pemerintah pusat menyatakan akan menerapkan PPKM Level 3 pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 di seluruh wilayah Indonesia. Kebijakan tersebut akan diterapkan menunggu Kementerian Dalam Negeri menerbitkan Instruksi Mendagri terbaru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini