Eks Pramugari Ungkap Pertanyaan Bodoh Sering Diajukan Penumpang Pesawat, Apa Itu?

Ruben Hard Silitonga, Jurnalis · Selasa 07 Desember 2021 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 406 2512897 eks-pramugari-ungkap-pertanyaan-bodoh-sering-diajukan-penumpang-pesawat-apa-itu-b3hi8Rdlf4.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

MANTAN pramugari pesawat Ryanair, Fiona Mallinson mengungkapkan salah satu pertanyaan terbodoh yang sering ditanyakan penumpang kepadanya, selama bekerja di maskapai berbiaya rendah asal Irlandia itu.

Fiona mengatakan kepada Mail Online bahwa dia sering ditanya oleh para pelancong apakah mereka dapat ditingkatkan ke kelas satu atau kursi kelas bisnis.

 Baca juga: Intip Pesona Pramugari Zolya Ramida, Mirip Eks Bintang Porno Jepang Ameri Ichinose

Padahal, Ryanair jelas sebagai pesawat berbiaya murah yang hanya memiliki kursi kelas ekonomi. Meskipun ada kursi dengan ruang kaki ekstra untuk pelancong yang menginginkan pengalaman yang sedikit lebih nyaman.

Melansir dari The Sun, Fiona mengungkapkan alasan dirinya memilih bekerja di Ryanair sebagai pramugari, karena akan "selalu terlihat glamor" ketika berjalan melewati bandara.

 Baca juga: Tolak Pakai Masker, Pria Mabuk Tanduk Pramugara di Pesawat

Namun, dia menambahkan bahwa dia dengan cepat menyadari pekerjaan itu tidak mudah, dan bahwa "kerja keras adalah pernyataan yang meremehkan abad ini".

Sementara pramugari Ryanair lain pernah berbagi pengalaman yang membuatnya kesal saat bekerja di maskapai berbiaya rendah, yakni saat menghadapi hewan peliharaan selama penerbangan.

Pengalaman lain diunggkapkan melalui video yang diunggah Holly Davies ke Tiktok yang telah ditonton hampir 4 juta kali. Video itu menunjukkan seorang penumpang Ryanair menggunakan toilet pesawat.

Saat penumpang meninggalkan toilet, dia membiarkan pintu terbuka lebar, yang membuat Holly memutar matanya dan terlihat kesal.

 Ilustrasi

Dia kemudian dengan marah menutupnya sendiri dan memberi judul video: "Setiap saat."

Sepasang kekasih yang terbang dengan Ryanair baru-baru ini mengatakan bahwa maskapai itu menertawakan mereka setelah mereka terbang sejauh 1.200 mil ke negara yang salah .

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini