Muntangi, Jerapah Tertua Mati di Usia 31 Tahun

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Selasa 07 Desember 2021 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 406 2513074 muntangi-jerapah-tertua-mati-di-usia-31-tahun-Ybhv1E0089.jpg Ilustrasi Jerapah (Freepik)

JAKARTA - Muntangi, salah satu jerapah tertua di dunia mati di usia 31 tahun.

Melansir The Sun, seekor jerapah bernama Muntangi memikat pengunjung di Kebun Binatang Taronga Western Plains, New South Wales, Australia.

Muntangi dikenal sebagai jerapah yang memiliki banyak karakter.

Baca Juga:

Eks Pramugari Ungkap Pertanyaan Bodoh Sering Diajukan Penumpang Pesawat, Apa Itu?

"Dia cukup nakal dan selalu siap menghadapi tantangan," ujar Bobby Jo, perawat Muntangi.

Kebun Binatang Taronga memposting penghormatan kepada Mutangi di situs web mereka.

Kebun binatang menambahkan bahwa mutangi meninggalkan "warisan yang luar biasa".

Pada bulan Juni, pada Hari Jerapah Sedunia, penjaga Bobby-Jo mengatakan itu adalah "suatu hak istimewa" untuk bekerja dengan Mutangi.

"Kami memiliki hubungan yang baik," katanya.

"Ini hubungan transaksional, jadi berdasarkan makanan, tapi juga kepercayaan," lanjutnya.

"Menjadi hewan ternak butuh waktu lama untuk mendapatkan kepercayaan jerapah," tambahnya.

Harapan hidup jerapah di alam liar adalah sekitar 25 tahun tetapi bisa lebih tinggi untuk hewan di penangkaran.

Pada bulan November, Jimmie si jerapah meninggal di kebun binatang AS di Maryland pada usia 26 tahun.

Jimmie dieutanasia di Kebun Binatang Plumpton Park setelah mengalami ketidaknyamanan pada kaki dan kukunya.

"Sayangnya, kondisi kuku dan kakinya semakin buruk. Dia mengalami ketidaknyamanan terus menerus," kata kebun binatang dalam siaran pers.

"Dalam beberapa bulan terakhir, kebun binatang telah berkonsultasi dengan lima dokter hewan yang berbeda, termasuk beberapa dokter hewan kebun binatang terkemuka di Amerika Serikat, Afrika, dan Kanada," tegas kebun binatang itu.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini