Penglipuran Village Festival Kembali Digelar di Bali, Warga Sangat Antusias Pariwisata Bangkit

AA Ari Wiradarma, Jurnalis · Selasa 07 Desember 2021 21:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 406 2513554 penglipuran-village-festival-kembali-digelar-di-bali-warga-sangat-antusias-pariwisata-bangkit-XJu4FeQckT.jpg Panglipuran Village Festival di Desa Panglipuran, Bangli, Bali (disparda.baliprov.go.id)

PENGLIPURAN Village Festival 2021 kembali digelar setelah tahun lalu pelaksanaannya tertunda karena pandemi COVID-19. Namun, event yang digelar di kawasan wisata Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali, dipersingkat selama lima dengan penerapan protokol kesehatan.

Penglipuran Village Festival kedelapan dimulai, Selasa (7/12/2021). Festival ini digelari untuk membangkitkan semangat menjaga kearifan lokal serta sebagai ajang promosi pariwisata yang selama ini terpuruk karena COVID-19.

 Baca juga: Wow! 19 Paket Wisata di Bali Menanti Para Delegasi KTT G20, Apa Saja?

Penglipuran Village Festival kali ini bertema ‘Green Destination Berbasis CHSE; dibuka langsung oleh Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelengaraan Event Kemenparekraf, Rizki Handayani didampingi Bupati Bangli, Nyoman Sedana Arta ditandai dengan pemukukan kentungan.

Diawali dengan pementasan sejumlah kesenian pragmen tari yang menceritakan tentang perjuangan pahlawan Kapten Anak Agung Anom Mudita dan parade budaya tentang kearifan lokal Desa Penglipuran.

 

Pagelaran Festival Penglipuran membuat para pengunjung sangat antusias menyaksikan pagelaran seni budaya di desa yang pernah dinobatkan sebagai salah satu desa terbersih di dunia ini.

 Baca juga: Jalan-Jalan ke Desa Panglipuran, Protokol CHSE Ketat Bikin Wisatawan Enggak Takut Corona

Hanya saja, karena masih dalam situasi pandemi, pelaksanaan festival yang biasanya dilakukan selama dua minggu, kali ini digelar hanya lima hari hingga 12 Desember dengan berbagai kegiatan dan pameran.

Dengan adanya festival ini diharapkan mampu meningkatkan kembali semangat masyarakat dalam menjaga kearifan budaya lokal dan mampu memulihkan kunjungan wisatawan di tengah pandemi.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini