Share

Insinyur Inggris Ungkap Teori Baru Lenyapnya MH370, Pilot Sengaja Sandera Penumpang?

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Rabu 08 Desember 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 406 2513665 insinyur-inggris-ungkap-teori-baru-lenyapnya-mh370-pilot-sengaja-sandera-penumpang-ihtHqVxefz.JPG Pesawat Malaysia Airlines MH370 (Foto: Instagram/@ironbird_spotter)

SEORANG pakar kedirgantaraan asal Inggris membagikan teori barunya tentang misteri hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370. Ia mengklaim bahwa pilot dari jet MH370 yang hilang secara misterius di Samudera Hindia kemungkinan telah menyandera seluruh penumpang pesawat tersebut.

Pesawat Malaysia Airlines yang dinyatakan menghilang itu membawa 239 penumpang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China pada tahun 2014 silam.

Ir. Richard Godfrey (71) menggunakan teknologi pelacakan baru dalam upaya untuk memecahkan salah satu misteri penerbangan terbesar dalam sejarah. Insinyur itu yakin dia telah menunjukkan dengan tepat tempat terjatuhnya Boeing 777 di dasar laut sekitar 1.200 mil sebelah barat Perth, Australia.

Namun, pertanyaannya mengapa penerbangan dari Malaysia ke China berbelok begitu liar?

Insinyur Kedirgantaraan yang tinggal di Jerman itu meyakini jika pilot Kapten Zaharie Ahmad Shah memiliki motif politik. Dia juga yakin bahwa beberapa informasi masih ditutup-tutupi oleh pemerintah Malaysia sekitar tujuh tahun kemudian.

Hal yang menjadi kunci petunjuk tampaknya adalah pola penahanan selama 22 menit yang secara misterius dimasuki MH370 di lepas pantai Sumatera.

Baca juga: Teknologi Terbaru Buka Harapan Ungkap Misteri Hilangnya Pesawat MH370

Godfrey mengatakan pandangannya saat ini adalah kapten pesawat telah membajak dan mengalihkan pesawatnya sendiri. Dia kemudian menjelaskan, Zaharie merupakan pendukung oposisi Malaysia dan sebenarnya kenalan pemimpinnya, Anwar Ibrahim.

Infografis Kecelakaan Pesawat

Hanya satu hari sebelum MH370 lepas landas, Ibrahim dijatuhi hukuman lima tahun penjara atas tuduhan sodomi. Banyak pendukungnya menuding tuduhan itu bermotif politik dan palsu.

Godfrey berspekulasi bahwa ini mungkin cukup untuk memicu pilot bertindak dan mencoba menyandera penumpangnya sendiri. Sementara dia mengakui tidak memiliki bukti dan spekulasinya mengenai motif pilot, dia membuat kasus yang meyakinkan.

Misteri berputar-putar selama 22 menit kemungkinan adalah upaya Zaharie untuk menegosiasikan pembebasan terhadap Ibrahim.

Baca juga: Diduga Sengaja Keluar Jalur demi Hindari Radar, Benarkah Pilot MH370 Depresi?

"Mungkin entah bagaimana negosiasi itu salah dan dia akhirnya terbang ke bagian terjauh di selatan Samudera Hindia," katanya.

Meski begitu, otoritas militer Malaysia hanya memicu teori seperti itu karena mereka menolak untuk merilis data radar militer.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Zaharie diketahui sebelumnya telah merencanakan rute anehnya pada simulator penerbangan yang ditemukan di rumahnya yang kemudian memicu teori menghilangnya itu sudah direncanakan.

Godfrey telah menggunakan sinyal radio yang mampu bertindak seperti trip-kabel untuk membantu dirinya menemukan jet yang diduga terletak 13.000 kaki di bawah permukaan laut (mdpl).

Ia percaya dasar itu dikenal sebagai Broken Ridge, sebuah dataran tinggi bawah laut dengan gunung berapi dan jurang di tenggara Samudera Hindia.

Insinyur itu mengatakan, sistem pelacakan baru yang disebut Weak Signal Propagation Reporter (WSPR) seperti memiliki sekelompok kabel trip yang bekerja ke segala arah di atas cakrawala ke 'sisi lain' dunia. Godfrey menggabungkan teknologi baru dengan sistem komunikasi satelit data dari pesawat.

Infografis Pesawat

"Kedua sistem bersamaan dapat digunakan untuk mendeteksi, mengidentifikasi, dan melokalisasi MH370 selama jalur penerbangannya ke Samudera Hindia Selatan," ujarnya.

Insinyur asal Inggris itu mengatakan dirinya sangat yakin telah menemukan pesawat yang hilang dan jatuh pada pukul 08.19 waktu setempat.

“Kami punya cukup banyak data dari satelit, kami memiliki oseanografi, analisis drift, data kinerja dari Boeing, dan sekarang teknologi baru ini. Keempatnya sejajar dengan satu titik tertentu di Samudera Hindia,” tambahnya.

Lokasi Broken Ridge tidak berada di area pencarian asli pada tahun 2015 dan terlewatkan sejauh 28 kilometer oleh Ocean Infinity pada tahun 2018. Namun, menurut 7News, daerah itu adalah bagian dari pencarian di tahun 2016.

Sejak tahun 2014, sebanyak 33 keping puing telah ditemukan di enam negara, termasuk Afrika Selatan dan Madagaskar yang diyakini para ahli membuktikan pesawat itu jatuh di Samudera Hindia.

Tragedi MH370

(Foto: Reuters)

Pencarian MH370 terakhir dengan skala penuh adalah pada tahun 2018 oleh perusahaan robotika AS Ocean Infinity dengan menggunakan kendaraan bawah air tak berawak yang mencakup hampir 50.000 mil persegi. Namun, hasilnya tetap nihil.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini