Share

Keren, Siapa Sangka Wisata Pantai Ini Dulunya Tempat Sampah

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 11 Desember 2021 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 10 408 2514915 keren-siapa-sangka-wisata-pantai-ini-dulunya-tempat-sampah-5rKcYH6hTv.jpg Desa Wisata Ujunggebang (dok Kemendes)

Desa Wisata Ujunggebang merupakan salah satu praktik terbaik dari pengembangan dan pembangunan desa di Indonesia. Hal ini pun diakui oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar.

Pasalnya, desa wisata pantai ini dahulu merupakan tempat pembuangan sampah. Namun, berkat gotong-royong yang dilakukan para muda-mudi desa setempat dan juga kekompakannya, mereka bergerak untuk membersihkan selama lima bulan guna terciptanya desa wisata pantai impian.

Baca Juga:

Jangan Sampai Ponsel Jatuh di Pesawat, Bisa Timbulkan Asap Kebakaran

 Dear Traveler, Cek Sederet Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Melewati Pos Pemeriksaan di Bandara

"Desa wisata pantai ini dulunya tempat sampah yang saat ini sudah bagus dan bersih. Para pemuda-pemuda di desa ini begitu kompak karena mereka bergerak untuk membersihkan selama lima bulan untuk ngurusin sampah ini, hingga menjadi desa wisata," tuturnya.

Setelah pembenahan tersebut berhasil dilakukan, kini tempat pembuangan sampah tersebut disulap menjadi Pantai Plentong yang terletak di kawasan Indramayu, Jawa Barat.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Pantai Plentong merupakan salah satu kawasan wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ujunggebang, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

”Dampak baik dari desa wisata adalah kemajuan desa. Hal itu tampak pada peningkatan pendapatan asli desa (PADes), desa menjadi terkenal, pengalaman baru bagi warga masyarakat dan generasi muda, dan sejumlah dampak kemajuan lain,” ungkap pria yang karib dengan sebutan Gus Halim ini.

Dampak yang baik bagi kemajuan desa membuat Gus Halim sangat mendukung pengembangan desa wisata.

"Dampak yang baik inilah yang dibutuhkan untuk percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Karena itu, saya mengajak agar desa wisata terus dikembangkan," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini