Share

Apes! 2 Wanita Ini Diserang Kuda Nil, Satu di Antaranya Dilempar Seperti Boneka

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Sabtu 11 Desember 2021 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 11 406 2515480 apes-2-wanita-ini-diserang-kuda-nil-satu-di-antaranya-dilempar-seperti-boneka-m3HOZRnOgO.JPG Natasha Vrany bermain dengan kuda nil (IOL)

DUA wanita diserang kuda nil jinak saat mengunjungi peternakan satwa itu di Hoedspruit Limpopo, Afrika Selatan. Seorang di antaranya bernama Natasha Vrany (39) dari Alberton mengaku dilempar seperti boneka oleh badak air tersebut.

Akibat insiden yang terjadi bulan lalu itu, Natasha harus menjalani operasi dan kini masih menjalani pemulihan di rumahnya. Ia mengaku sangat ketakutan dan tidak bisa tidur di malam hari pasca-peristiwa itu.

Sepupunya, Belinda Newman (62) juga diserang kuda nil dan harus menjalani operasi.

 Baca juga: Pertama Kali Terjadi, 2 Kuda Nil di Kebun Binatang Belgia Positif Covid-19

Melansir dari Independent Online, Sabtu (11/12/2021), Natasha dan Belinda awalnya mengunjungi kediaman sohibnya Tonie dan Shirley Joubert. Pasangan itu memiliki dua kuda nil yang diberi nama Jessica (21) dan Richie yang juga dikenal sebagai Seun, berusia 9 tahun.

Kedua kuda nil jinak itu seperti anak-anak di rumah. Pengunjung sering memberi mereka camilan seperti ubi jalar.

Ketika berupaya berinteraksi dengan kuda nil Richie, Natasha Vrany malah diserang satwa itu.

 

Menurut Tony, serangan terjadi di luar tempat mereka yakni di sebelah Sungai Blyde. Menurutnya Richie tak menyerang Natasha. Justru kuda nil itu yang menyelamatkannya.

Tapi Natasha Vrany memiliki cerita berbeda. Ia mengenal Joubert selama lebih dari 20 tahun dan mengunjungi tempat yang disebut Jessica's Place pada 12 November.

Dia mengatakan serangan itu terjadi pada hari berikutnya ketika mereka sedang duduk di halaman keluarga Joubert.

"Tony tidak membawa senjata atau senapan bersamanya. Kami merasa cukup aman dan yakin bahwa tidak akan ada masalah," katanya.

 Baca juga: Brutal, Kuda Nil Baku Hantam hingga Berdarah-darah Rebutan Area Kekuasaan

"Tiba-tiba, Richie berlari keluar dari sungai. Aku mendengar entakan di tanah. Saat saya berdiri, Richie mendorong saya ke tanah dan mulai menggigit kedua kaki saya dan melemparkan saya seperti boneka kain. Dia menggigit dengan keras setiap detik," tuturnya.

Vrany mengatakan dia mencoba menancapkan kukunya ke mata kiri Richie, tetapi itu hanya membuatnya menggigit lebih keras.

"Richie mulai membawa saya ke sungai ketika saya berteriak kepada Tony untuk tidak membiarkan dia membawa saya ke air. Tony menampar Richie dan berkata, 'Seun moenie' (Seun tidak)."

Pada saat itu, sepupu Vrany melompat ke punggung Richie untuk membuatnya melepaskannya.

Vrany melanjutkan, "Dia membuka mulut, dan aku bisa lepas. Dia kemudian menyerang Belinda, mendorongnya ke tanah, dan mulai mencabik-cabik perutnya."

Dia pun berlari ke rumah untuk meminta Shirley membawa senapan.

"Saya pingsan ketika saya di dapur. Ketika saya bangun, Belinda berdiri di atas saya memegang ususnya di tangannya untuk mencoba dan membuatnya tetap di dalam," kata Vrany.

 Ilustrasi

Menurut Vrany, dia meminta Tony untuk memberikan teleponnya agar dia bisa menelepon paramedis. Dia mengatakan, "Tony terus mengatakan itu adalah goresan dan kami akan baik-baik saja. Dia juga setuju untuk menyerahkan telepon saya jika kami mengatakan insiden itu terjadi di luar propertinya dan kuda nil liar yang telah menyerang kami."

Vrany dan Belinda dilarikan ke rumah sakit terdekat di mana mereka dioperasi.

"Itu adalah pengalaman paling traumatis sepanjang hidup saya, dan saya masih mengalami mimpi buruk. Rasa sakit saya sangat menyiksa, dan saya takut akan hidup saya," kata Vrany.

Tony Joubert, sementara itu, menyatakan bahwa insiden itu terjadi di luar rumahnya, dan dia berkata ketika dia melihat kuda nil liar menangkap Vrany, dia langsung beraksi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini