Share

Viral! Dianggap Hewan Lucu, Pria Ini Malah Bermain dengan Siput Mematikan

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Minggu 12 Desember 2021 02:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 11 406 2515557 viral-dianggap-hewan-lucu-pria-ini-malah-bermain-dengan-siput-mematikan-bp3cags3S6.JPG TikTok@julianobayd

SEORANG pria Australia viral setelah setelah memposting video dirinya bermain dengan makhluk laut mematikan. Dia terpesona dengan bentuk siput asal pantai timur tersebut, padahal itu hewan beracun.

Pria itu memposting videonya lewat akun TikTok @julianobayd. Ribuan warganet langsung memperingatkannya bahwa hewan itu sangat beracun.

 Baca juga: Bocah 13 Tahun Diserang 2 Anjing Secara Brutal, Orang-Orang Teriak Histeris

"Itu adalah glaucus atlanticus dan itu adalah naga aneh yang biasa ditemukan di pantai-pantai Australia. Ini sangat beracun," katanya seperti dilansir dari News.com.au, Sabtu (11/12/2021).

Meskipun 'siput laut' terlihat lucu, makuluk bergaris biru itu bisa membuat dia sakit parah jika menyengatnya.

 

Makhluk spektakuler dan langka ini menyerap racun makhluk lain, sehingga mereka dapat memberikan pukulan yang cukup besar jika Anda tersengat.

Naga biru atau siput laut biru biasanya mengapung terbalik di permukaan air, di mana mereka terbawa oleh angin dan arus laut.

 Baca juga: Jadi Daya Tarik Turis, Kereta Kuda Dilarang Beroperasi di Melbourne CBD Mulai 2022

Warna biru tubuhnya memungkinkan mereka untuk berkamuflase dengan birunya air, sedangkan sisi lainnya berwarna perak atau abu-abu.

Mereka menyimpan racun makhluk lain di dalam jaringan mereka sendiri sebagai pertahanan melawan pemangsa.

Akibatnya, manusia yang memegang siput mungkin menerima sengatan yang sangat menyakitkan dan berpotensi berbahaya.

Pengguna TikTok itu beruntung bisa pergi tanpa cedera, setelah 48.000 pengikutnya dengan cepat menunjukkannya.

Klip mendapat lebih dari 1,3 juta suka dan 31.000 komentar.

 Ilustrasi

Makhluk-makhluk itu telah terlihat di sepanjang pantai timur Australia dalam beberapa tahun terakhir.

"Saya telah melihat mereka di seluruh Queensland tenggara," kata seorang warganet.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini