Share

China Kemungkinan Buka Akses Internasional Medio Tahun Depan, Ini Pertimbangannya

Antara, Jurnalis · Senin 13 Desember 2021 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 13 406 2516002 china-kemungkinan-buka-akses-internasional-medio-tahun-depan-ini-pertimbangannya-EMjZR7hVAG.JPG Bandara Internasional Beijing (Foto: Instagram/@benjamin_jakob_)

CHINA diprediksi baru akan membuka akses bagi orang asing pada pertengahan tahun depan. Hal itu diputuskan setelah mempelajari kebijakan yang diambil oleh beberapa negara lainnya di Asia.

Negara-negara Asia kemungkinan membuka kembali perjalanan internasional tiga bulan ke depan, sedangkan negeri Tirai Bambu yang lebih berhati-hati diperkirakan baru buka pada pertengahan tahun depan setelah mempelajari pengalaman negara lain, demikian CEO Ctrip, Liang Jianzhang, sebagaimana dikutip media setempat.

Bos platform daring penyedia jasa paket perjalanan terbesar di China itu mengaku harap-harap cemas menantikan implementasi kesepakatan bebas karantina China-Hong Kong.

Liang menyebutkan pasar penerbangan di Eropa sudah pulih 70 persen dibandingkan dengan situasi sebelum pandemi Covid-19.

Baca juga: Wow, China Raup Rp82 Triliun saat Liburan Musim Gugur di Masa Pandemi

Ia memperkirakan pasar penerbangan di Eropa akan sama dengan situasi 2019 pada libur musim panas 2022.

Tingkat keterisian pesawat di Amerika Serikat pada Oktober saja sudah mencapai 80 persen, demikian Liang yang mengaku telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk melakukan traveling dan bertemu pemangku industri pariwisata di AS, Inggris, Australia, Spanyol, dan Portugal.

"Mereka sangat menantikan kembalinya turis Asia, terutama dari China," ujarnya.

Menurutnya, dunia global sedang menunggu China untuk membuka kembali pintu perbatasannya di tengah beberapa negara lain sudah membuka kembali perbatasannya meskipun pandemi sedang meningkat dan kasus baru terus bermunculan.

Otoritas China sendiri menyatakan bahwa pihaknya telah menerapkan kebijakan nol kasus Covid-19 dengan terus melakukan pencegahan kasus impor untuk melindungi warganya. Namun kebijakan tersebut tetap akan menyesuaikan situasi global.

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China (CCDC) Gao Fu mengatakan bahwa kebijakan nol kasus Covid tersebut setidaknya akan berlaku hingga akhir musim semi 2022.

Dalam beberapa tahun sebelum pandemi, China memberikan kontribusi yang sangat signifikan pada dunia pariwisata global. Indonesia juga mendapatkan limpahan turis asing terbanyak dari China.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini