Share

Kacau! Pantai Bintan Tercemar Limbah Oli Diduga dari Kapal Asing

Antara, Jurnalis · Rabu 15 Desember 2021 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 15 406 2517147 kacau-pantai-bintan-tercemar-limbah-oli-diduga-dari-kapal-asing-2VEmFgXCPP.JPG Kawasan wisata Pantai Lagoi, Bintan, Kepri (Foto: Antara)

LEMBAGA Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) minta aparat penegak hukum bersikap tegas dalam menangani pencemaran limbah minyak hitam di perairan daerah tersebut.

Ketua LAM Bintan, Mustafa Abbas mengatakan, permasalahan pencemaran limbah minyak hitam, yang diduga berasal dari pencucian tangki minyak kapal dengan kapasitas besar, sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu, namun sampai sekarang belum teratasi.

Setiap musim angin utara, seperti saat ini, limbah minyak hitam, masih mencemari kawasan pesisir Bintan.

Bahkan limbah minyak itu mencemari kawasan pariwisata di Pantai Trikora dan Lagoi. Limbah minyak itu sulit dibersihkan bila terkena kaki maupun tangan sehingga wisatawan kerap mengeluhkan persoalan itu.

"Kami minta aparat yang berwenang bersinergi dalam menuntaskan permasalahan ini. Pengawasan yang ketat di kawasan perbatasan perlu dilakukan, di samping tindakan tegas," ujarnya.

Baca juga: Singapura Belum Izinkan Warganya Liburan ke Lagoi, Padahal Sudah Siap Disambut

Infografis Pantai Tulungagung

Mustafa menjelaskan, permasalahan limbah minyak hitam sudah berulang kali dilaporkan Pemkab Bintan dan Pemprov Kepri ke pemerintah pusat. Namun sampai saat ini belum diketahui siapa pelakunya.

"Ada informasi limbah itu berasal dari kapal asing," katanya.

Warga kerap menemukan limbah minyak hitam yang masih berada di dalam karung di sejumlah kawasan pesisir Bintan.

Karung-karung yang berisi minyak hitam kemungkinan hancur terhempas gelombang sehingga limbah tersebut berserakan di perairan Bintan.

"Kami ingin permasalahan ini diselesaikan sampai ke akar-akarnya agar tidak terulang lagi pada musim angin utara selanjutnya," tuturnya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan kerap menerima laporan pencemaran limbah minyak hitam terjadi di pantai kawasan wisata Lagoi dan Pantai Trikora.

Sejumlah pengelola pantai dan resort di Bintan juga mengeluhkan soal pencemaran limbah minyak hitam kepada pemerintah.

Sementara, Presiden LSM Air, Lingkungan, dan Manusia (ALIM), Kherjuli berharap, pemerintah segera menangani permasalahan itu lantaran dapat mengganggu ekosistem perairan.

"Tidak hanya merusak, melainkan juga dapat mengganggu perkembangan ekosistem di perairan Bintan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini