Share

Misi Terbang Keliling Dunia Hampir Selesai, Gadis Cantik Ini Ungkap Kesulitan Dihadapinya

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Kamis 16 Desember 2021 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 15 406 2517659 misi-terbang-keliling-dunia-hampir-selesai-gadis-cantik-ini-ungkap-kesulitan-dihadapinya-SMVkG0NaTc.jpg Zara Rutherford, pilot 19 tahun saat memulai terbang keliling dunia dari Belgia (Foto AP via indy100.com)

PILOT berusia 19 tahun bernama Zara Rutherford hampir menyelesaikan misinya untuk memecah rekor sebagai wanita termuda yang terbang keliling dunia sendirian dengan pesawat.

Pada Sabtu, 11 Desember 2021, remaja berkewarganegaraan Belgia dan Inggris itu berusaha terbang dari Rusia ke Seoul, Korea Selatan. Ini menandai pemberhentian pertama di Asia dalam perjalanannya sepanjang 51.000 km.

Baca juga: Pilot Ini Ingin Jadi Wanita Termuda Terbang Sendiri Keliling Dunia

Rutherford memulai misinya terbang sendirian dari Bandara Kortrijk-Wevelgem Belgia Barat pada Agustus 2021. Dia bertekat mengelilingi lima benua dan 51 negara dengan pesawat ultralight Shark khusus.

Setelah mendarat di Bandara Internasional Gimpo di Seoul, Rutherford mengatakan bahwa cuaca yang menantang membuatnya kesulitan.

"Saya terjebak di Alaska karena masalah visa dan cuaca selama sebulan dan saya terjebak di Rusia selama sebulan karena masalah yang sama," katanya seperti dilansir dari NZ Herald, Kamis (16/12/2021).

"Saya berharap untuk menyelesaikannya sebelum Natal, tetapi saya kira itu tidak terjadi lagi. Bagaimana pun ini adalah sebuah petualangan."

Baca juga:  Kisah Wanita Gowes Keliling Dunia, Lintasi 20 Negara hingga Menetap di Pakistan

Remaja tersebut dia sudah memegang beberapa lisensi pilot di usianya yang baru 19 tahun. Dia telah mendapat lisensi pilot swasta FAA dan Inggris serta lisensi microlight Slovakia dan Prancis. Dia juga menjadi anggota Honorable Company of Air Pilots sejak 2019.

Rutherford mengatakan dia mengharapkan penerbangan akan selesai pada pertengahan Januari. Prestasi ini akan membuat bangga orang tuanya, yang juga berprofesi sebagai pilot.

Karena pembatasan Covid-19, ekspedisi ini bukanlah perjalanan 'keliling dunia' seperti yang dibayangkan.

"Saya melihat tempat-tempat ini dari udara dan itu adalah hal yang paling luar biasa," katanya. "Meskipun saya tidak selalu diizinkan untuk berjalan-jalan melihat museum dan restoran, saya selalu dapat melihatnya dari udara dan itu sangat luar biasa."

Dengan menyelesaikan petualangannya, Rutherford mengambil gelar dari Shaesta Wais, yang menjadi wanita termuda yang terbang solo keliling dunia pada usia 30 tahun pada tahun 2017.

 ilustrasi

Namun, gelar juara dunia bukanlah satu-satunya motivasi pilot muda itu. Dia juga berharap dapat menginspirasi lebih banyak wanita untuk tertarik pada penerbangan serta STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika).

Rutherford sendiri akan mulai kuliah tahun depan sebagai bagian dari cita-citanya menjadi astronot.

Sementara itu, gelar pria termuda yang terbang keliling dunia saat ini dipegang Mason Andrews, yang melakukan perjalanan pada tahun 2018 pada usia 18 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini