Share

Momen Mengerikan, Model Thailand Dianiaya Perampok di Kereta Bawah Tanah

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Kamis 16 Desember 2021 16:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 16 406 2518127 momen-mengerikan-model-thailand-dianiaya-perampok-di-kereta-bawah-tanah-UO43u6UhUO.jpg Ilustrasi Perampok (dok Freepik)

JAKARTA - Seorang model Thailand babak belur setelah dianiaya perampok di peron kereta bawah tanah New York.

"Saya hanya bersyukur bahwa saya masih hidup," kata Bew Jirajariyawetch tentang perampokan yang mengerikan pada 22 November di stasiun 34th Street-Herald Square.

Melansir New York Post, perampokan itu bermula ketika ia menunggu kereta pulang ke Queens sekitar pukul 4 pagi setelah datang ke konser penyanyi Thailand-Amerika Daboyway dengan teman-temannya. Dia baru saja pindah ke New York pada musim panas.

Jirajariyawetch sedang berdiri di tepi platform B, D, F, M ketika orang asing tiba-tiba muncul di belakangnya dan mengunci kepalanya dengan menutupi hidung, mulut, dan matanya sang model.

Baca Juga:

Omicron Masuk Indonesia, Ini Tips Aman Traveling dari Ahli

"Untuk memastikan saya tidak membuat suara apa pun," katanya.

"Dia menyeret saya ke tempat yang tidak bisa dilihat siapa pun … dia pukul saya … dan mengambil dompet saya," kata Jirajariyawetch dengan suara bergetar.

Dia melanjutkan, "Saya berharap saya punya kesempatan untuk berteriak."

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Rekaman CCTV menunjukkan penyerang Jirajariyawetch menarik wanita itu mundur beberapa kaki sebelum melemparkannya ke tanah dan meninjunya beberapa kali.

Saat dia turun, perampok diduga menyentuh bagian pribadi wanita itu, kata polisi.

Video mengerikan itu berakhir dengan wanita itu duduk, linglung dan mengangkat tangannya ke wajahnya.

Seseorang akhirnya menemukannya dan membawanya untuk mendapatkan bantuan.

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, seandainya tidak ada yang menemukannya," kata Jirajariyawetch.

Sebuah foto Jirajariyawetch yang diambil tak lama setelah penyerangan itu, menunjukkan wajahnya memar. Darah kering berceceran di bawah hidung dan dekat mulutnya. Gambar lain menunjukkan lebih banyak memar dan darah mengalir di kakinya.

Korban dibawa ke Lenox Hill HealthPlex di Greenwich Village untuk dirawat.

NYPD merilis foto-foto tersangka yang menunjukkan dia melompati pintu dan berjalan melalui area mezzanine yang sepi. Belum ada penangkapan yang dilakukan dalam serangan yang keji itu.

Kota Impian

Jirajariyawetch datang ke NYC dengan membawa mimpi-mimpinya. Dia bertekad untuk belajar bahasa Inggris dan mengejar karir di bidang fashion. Dia juga bermimpi untuk melihat kota itu sejak dia masih kecil.

"Ketika saya masih muda, saya selalu bertanya-tanya bagaimana jadinya kota ini," katanya.

“Awalnya saya mengagumi kota ini," aku Jirajariyawetch. “Sayangnya, itu berubah untuk saya… (Sekarang) saya melihat sisi lain."

Serangan tak beralasan Jirajariyawetch adalah kasus terbaru dari serangkaian kasus kejahatan di kereta bawah tanah New York City.

Polisi melaporkan 60 insiden kejahatan serius dalam seminggu sebelum Jirajariyawetch diserang.

Ada peningkatan 27 persen dalam serangan kejahatan di kereta bawah tanah sepanjang tahun ini dibandingkan dengan 2019.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini