Share

Pelancong Inggris Kini Tak Bisa Sembarangan Masuk Prancis Gegara Omicron

Antara, Jurnalis · Sabtu 18 Desember 2021 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 17 406 2518477 pelancong-inggris-kini-tak-bisa-sembarangan-masuk-prancis-gegara-omicron-s42eD4PMc8.JPG Bandara Internasional Paris, Prancis (Foto: Instagram/@surviva_ra)

PRANCIS membatasi pelaku perjalanan dari Inggris untuk memasuki wilayah mereka menyusul merebaknya Covid-19 varian Omicron. Pelancong dari negeri kerajaan itu harus menjalani isolasi mandiri setelah tiba di Prancis.

Keputusan itu diumumkan Prancis pada Kamis lalu menyusul lonjakan kasus Covid-19 dan penyebaran varian Omicron di Inggris.

Pengecualian diberikan kepada sopir-sopir truk yang mengangkut logistik, karena Inggris khawatir pembatasan itu akan mengganggu rantai pasokan.

Prancis mengatakan mereka bertindak sekarang karena Omicron telah menyebar cepat di Inggris.

"Tujuan kami adalah membatasi sebanyak mungkin penyebaran Omicron di seluruh wilayah kami," kata juru bicara pemerintah Prancis, Gabriel Attal pada stasiun televisi BFMTV.

Ia mengatakan perjalanan bisnis dan wisata oleh orang-orang yang bukan warga negara Prancis atau Eropa, serta yang bukan penduduk Prancis, akan dibatasi.

Baca juga: Kunjungi Menara Eiffel dan Museum di Prancis, Turis Wajib Punya Paspor COVID-19

Sejauh ini ada 240 kasus Omicron terkonfirmasi di Prancis, jauh lebih sedikit daripada di Inggris, kata Attal.

Aturan baru yang diumumkan Prancis itu berarti orang-orang yang boleh ke Inggris dari Prancis hanya warga negara Inggris yang kembali ke negaranya.

Pengecualian juga diberikan pada mereka yang pergi untuk menghadiri pemakaman kerabat dekat, berobat, bekerja di sektor esensial, dan sejumlah urusan lainnya.

Aturan baru itu juga mengatakan orang-orang dibolehkan bepergian dari Inggris ke Prancis jika mereka penduduk Prancis, atau warga asing yang tinggal permanen di Prancis, bekerja di sektor esensial, atau sedang transit selama kurang dari 24 jam.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sebelum memasuki Prancis, pendatang harus terbukti negatif Covid-19 lewat tes PCR atau antigen tak lebih dari 24 jam. Sebelumnya, tes Covid-19 bisa dilakukan 48 jam sebelum tiba.

Setelah tiba di Prancis, mereka harus menjalani isolasi mandiri selama tujuh hari. Isolasi bisa diakhiri setelah 48 jam jika hasil tes di Prancis menunjukkan hasil negatif. Aturan isolasi saat ini diberlakukan hanya kepada pendatang dari Inggris yang tidak divaksin.

Menurut dokumen yang dikeluarkan pemerintah Prancis, pembatasan baru itu mulai diberlakukan pada Jumat malam.

Menanggapi keputusan Prancis itu, pemerintah Inggris mengatakan mereka tidak yakin pengetatan perbatasan efektif karena Omicron telah menyebar luas.

Namun mereka mengakui adalah hak setiap negara untuk memutuskan apakah akan menempuh cara itu atau tidak. Pada Rabu lalu, Inggris melaporkan lebih dari 78.000 kasus baru Covid-19, rekor tertinggi sejak awal pandemi, dan Prancis mencatat penambahan 65.713 kasus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini