Pesona Taj Mahal Palace, Saksi Bisu Tragedi Teror 3 Hari di Mumbai

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 18 Desember 2021 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 17 408 2518488 pesona-taj-mahal-palace-saksi-bisu-tragedi-teror-3-hari-di-mumbai-rnLOrxqdnl.jpg Taj Mahal Palace (dok Shutterstock)

JAKARTA - Taj Mahal Palace, Mumbai, India menjadi saksi bisu terjadinya peristiwa teror mulai 26 November 2008 silam dan berlangsung selama tiga hari.

Aksi teror yang didalangi organisasi Islam ekstremis terbesar asal Pakistan dan teraktif di Asia Selatan, Laskar e-Taiba itu menewaskan setidaknya 174 orang, 31 di antaranya meninggal di dalam hotel, dan 300 orang luka-luka.

Peristiwa nahas ini bahkan diangkat menjadi film berjudul Hotel Mumbai yang dirilis tahun 2018 besutan sutrada Anthony Maras.

Baca Juga:

Mewahnya Kapal Pesiar Raksasa di Dunia Milik Crazy Rich Rusia, Harganya Rp6,4 Triliun

Penerbangan Pagi Beresiko Lebih Rendah Alami Turbulensi, Mitos atau Fakta?

Selama aksi mengerikan itu, pasukan teror melakukan perusakan material seperti menghancurkan atap hotel dan beberapa bagian gedung lainnya.

Aksi teror ini berhasil dilumpuhkan pada malam ketiga setelah serangan pertama ketika Hotel Taj Mahal dinyatakan bebas dari genggaman teroris.

Bagian-bagian yang rusak dari Taj Mahal Palace diperbaiki selama beberapa bulan dan menghabiskan 1,75 milyar Rupee atau setara dengan Rp35,4 milyar.

Taj Mahal Palace kemudian dibuka untuk umum mulai 15 Agustus 2010 dan dijuluki sebagai berlian tepi laut.

Melansir The Culture Trip, hotel ini dibangun oleh Jamsetji N. Tata pada tahun 1898 dan pertama kali beroperasi pada 16 Desember 1902. Selain jadi saksi bisu teror, Taj Mahal Palace menjadi gudang kisah sejarah yang terjadi selama bertahun-tahun di Kota Mumbai atau yang dikenal pula sebagai Bombay.

Misalnya saja, Taj Mahal Palace menjadi bangunan pertama di Kota Mumbai yang dialiri listrik, lalu dialihfungsikan menjadi rumah sakit dengan 600 tempat tidur saat Perang Dunia I (1914-1918), hingga menjadi lokasi pidato pertama independensi India di bidang industri.

Mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama mengungkapkan, Taj Mahal Palace telah menjadi simbol kekuatan dan ketahanan rakyat India. Ia juga menjadi kepala negara asing yang pertama kali menginap di Taj Mahal Palace, tepatnya pada 6 November 2010.

Taj Mahal Palace terdiri atas enam lantai berkubah Moorish dengan ukiran detail Gothic Victoria dan Romawi yang dilengkapi sentuhan Edwardian pada bagian atapnya.

Arsitekturnya yang megah dibangun dengan gaya Indo-Saracenic, dan pilar besar yang berada di ballroom hotelnya dibuat berdasarkan pilar besi pintal yang ditemukan Jamsetji di Paris.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini