Share

Terungkap Sosok Pemborong Kamar Hotel di Lombok demi MotoGP Mandalika

Antara, Jurnalis · Senin 20 Desember 2021 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 20 406 2519579 terungkap-sosok-pemborong-kamar-hotel-di-lombok-demi-motogp-mandalika-uNHuIpdi8c.jpg Ilustrasi hotel (dok Freepik)

JAKARTA - Ajang balap sepeda motor dunia MotoGP Mandalika akan berlangsung pada Maret 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Hotel-hotel di kawasan Lombok sudah penuh dipesan tiga bulan sebelum perhelatan itu berlangsung. Siapa yang memborong akomodasi penginapan tersebut?

General Manager Lombok Astoria Hotel, Saeno Kunto mengatakan, hotel yang dia kelola sudah penuh untuk para tamu yang akan menonton MotoGP Mandalika pada Maret 2022.

"Dari 164 kamar yang tersedia, sebanyak 120 kamar sudah dipesan," kata Saeno pada Jumat, 17 Desember 2021.

Orang yang memesan kamar hotelnya, menurut Saeno, adalah tamu atau pelanggan yang menginap saat World Superbike berlangsung di Sirkuit Mandalika pada Nopember 2021. Para penonton World Superbike itu, dia melanjutkan, langsung memesan pada November untuk MotoGP Mandalika karena khawatir tidak kebagian kamar.

"Memang saat World Superbike kemarin itu susah mencari kamar hotel," ujarnya.

Harga kamar hotel yang ditawarkan mulai Rp 2 juga hingga Rp 2,899 juta.

"Kamar hotel kami juga sudah dipesan oleh pelanggan loyal atau yang sudah menjadi member," katanya.

Tingginya permintaan kamar mengakibatkan tarif hotel melonjak drastis. Namun demikian, menurut dia, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar.

Saeno Kunto menjelaskan, kenaikan harga kamar hotel bukan karena aji mumpung atau meraup untung saat MotoGP berlangsung.

"Kami berpikir dari sisi bisnis, saat permintaan tinggi, maka harus main harga sewajarnya," ujarnya.

Yang tak kalah penting adalah tetap menjaga kualitas produk, pelayanan, dan protokol kesehatan, sehingga pelanggan atau tamu tak merasa rugi meski sudah membayar mahal.

Ketua Asosiasi Hotel Mataram, Yono Sulistyo menjelaskan, pemesanan kamar hotel untuk MotoGP Mandalika sudah merembet dari Kabupaten Lombok Tengah ke Kota Mataram hingga Kabupaten Lombok Barat.

"Pemesanan kamar di Kota Mataram sudah penuh 90 persen. Kondisi ini juga terjadi sampai ke sejumlah hotel di Mandalika dan Senggigi," ujarnya.

Yono yang juga General Manager Fave Hotel Mataram, ini mengatakan, pemesanan kamar banyak datang dari agen travel, perusahaan, klub-klub sepeda motor, dan member atau pelanggan setia hotel tersebut.

Mengenai harga, Yono menjelaskan, kisaran harga setiap kamar masih di bawah Rp 1 juta. Meski begitu, dia tak menampik jika tarif kamar hotel bakal naik seiring dengan tingginya permintaan.

"Asalkan kenaikannya masih wajar," terang Yono.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini