Libur Natal Kangen Bali? Yuk Ikut Menjelajahi Desa Batuan di Gianyar

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 22 Desember 2021 04:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 21 408 2520512 libur-natal-kangen-bali-yuk-ikut-menjelajahi-desa-batuan-di-gianyar-rjBW5BNFFk.jpg Desa Batuan, Gianyar, Bali (Okezone.com/Dewi Kania)

PULAU Dewata Bali tak hanya dikenal sebagai destinasi pantai tercantik di Indonesia, namun juga suganya desa wisata. Salah satunya Desa Wisata Batuan yang berada di Gianyar Bali.

Wisatawan pun belakangan sering berkunjung ke desa cantik yang berada di Kecematan Sukawati, Gianyar, Bali ini. Karena suasana desa sangat asri dan berada di dataran rendah.

 Baca juga: Sandiaga: 30.000 Wisatawan Datang ke Bali Per Hari Mulai Minggu Ini

Kepala Desa Batuan Ari Anggara menjelaskan, Desa Batuan menjadi sebuah desa wisata yang kaya dengan atraksi budaya dan nilai historis. Desa ini berlokasi dekat dengan destinasi wisata Ubud di Bali.

Desa Batuan berbatasan dengan Desa Batuan Kaler di utara, Desa Sukawati di Selatan, Desa Singapadu di barat, serta Desa Petanu di sisi timur. Di sana wisatawan bisa menjumpai banyak pelaku seni lukis, ukir, dan tari.

 

"Kesenian khas ini sudah diwariskan turun temurun dari generasi ke generasi," ujar sang kepala desa dalam keterangannya.

 Baca juga: 5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Instagramable di Bali

Bahkan di sana pula tersimpan sebuah prasasti, kesenian ini berlangsung selama ribuan tahun lamanya. Prasasti tersebut memuat tentang tugas dan mimpi para pelaku seni desa Batuan guna menerjemahkan keindahan melalui imajinasi.

Karena itulah, banyak peneliti muda tertarik dengan desa wisata ini karena sarat akan budaya kesenian. Baru-baru ini, peneliti serta staff professional S1 Pariwisata Universitas Prasetiya Mulya, Ivosights serta warga dan pemerintah daerah.

Mereka ingin menggali lebih dalam tentang asal usul Desa Batuan yang unik ini. Untuk menarik kunjungan wisatawan di masa pandemi, mereka pun mengajak wisatawan menjelajahi desa secara virtual dengan Touree.

“Adanya kegiatan wisata maya ini diharapkan dapat menjaga animo positif wisatawan untuk berwisata ke desa Batuan suatu saat nanti, dan tentunya juga memberikan sarana bagi para seniman, pelaku pariwisata, dan masyarakat desa Batuan untuk tetap berkarya," tambah Ari.

 Ilustrasi

Ketua Tim Touree, Peni Zulandari Suroto, M.M mengatakan, meski zaman sudah modern, nyatanya Desa Batuan menyimpan sejarah panjang sejak lama. Salah satunya di bidang kesenian yang dapat dinikmati hingga sekarang.

"Hingga kini, masyarakat desa Batuan sangat lekat dengan kesenian yang menjadi napas mengaliri kehidupan mereka. Sehingga berwisata ke Desa Batuan memberikan pengalaman tak terlupakan," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini