Detik-detik Kades di Blora Buka Pintu Darurat Pesawat, Cek Sederet Faktanya

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Sabtu 25 Desember 2021 06:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 549 2521928 detik-detik-kades-di-blora-buka-pintu-darurat-pesawat-cek-sederet-faktanya-rPhaJFpCTF.jpg Ilustrasi pesawat (dok Freepik)

JAKARTA - Video viral memperlihatkan Kepala Desa (Kades) Nglebak di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, membuka pintu darurat pesawat Citilink rute Jakarta – Blora.

Rasa penasaran Sudarto mencuat saat dia duduk di samping pintu darurat.

Dia mencoba membuka pintu tersebut beberapa kali dan mengabaikan peringatan dari penumpang lain.

"Bahaya bapak," kata penumpang.

Baca Juga:

Tirukan Pengumuman Keberangkatan Pesawat, Aksi Cowok Ini Bikin Netizen Terpukau

7 Makanan dan Minuman yang Dihindari Pramugari Saat Penerbangan

Tidak lama setelah itu, seorang pramugari terlihat mendatangi kades yang mengenakan baju biru dan topi merah.

"Astaghfirullah," ujar pramugari.

Tindakan Sudarto membuat pesawat gagal terbang. Dia segera diintrogasi oleh pihak berwenang setalah turun dari pesawat.

Klip Sudarto mendadak viral dan menuai kritik dari warganet. Tindakannya dianggap tidak bisa dimaafkan karena membahayakan penumpang lain.

"Harus diberi sanksi tegas, agar tidak terulang kembali," komentar seorang warganet.

"Kalau gak pernah naik pesawat alangkah baiknya ikuti aturan aja, jangan iseng tangannya. Nanti kalau terjadi apa-apa malah panik," kata warganet kedua.

"Dikira angkot kali mau buka jendela begitu," kata penonton lain.

Minta Maaf

Akibat kejadian tersebut, Sudarto meminta maaf dan mengaku siap bertanggungjawab kepada penumpang lainnya. Waktu itu, pesawat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, tujuan Bandara Ngloram, Blora, kebanyakan diisi oleh kades dari tiga kecamatan se-Kabupaten Blora.

Kades itu baru saja selesai mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di Jakarta selama beberapa hari.

"Saya langsung SMS teman-teman, mohon maaf karena tidak jadi terbang, andai kata saya ikhlas karena ini saya termasuk mengganggu tentang kenyamanan teman-teman kades. Nanti saya siap andai kata bapak-bapak merasa saya kecewakan, saya siap segala-galanya," ujar Sudarto dilansir dari Antara.

Sudarto memaparkan, penumpang pesawat memaklumi keadaannya. Mereka pun tak mempermasalahkan kejadian gagal terbang itu.

"Terus akhirnya muncul dari teman-teman semua, 'Enggak, Mbah, pokoknya yang penting semua ini selamat, kebersamaan ini enak dan maksudnya pahit getirnya ya sama-sama dirasakan'," jelas Sudarto.

Diminta Duduk dekat Jendela

Sudarto menyatakan, sebelum kejadian itu, dia awalnya diminta duduk ke dekat jendela oleh pramugari. Jendela tersebut bersebelahan dengan pintu darurat pesawat. Sudarto yang mengaku belum pernah naik pesawat, kemudian tak sengaja membuka pintu darurat.

"Saya kira seperti bus, karena enggak tahu, jadi ya maklum saya orang desa. Tempat saya itu ya pelosok, enggak tahu caranya naik pesawat terbang. Lha itu ternyata ada pintu darurat itu geser, lha gitu saja," tegas Sudarto.

Bahkan, Sudarto saat itu mengaku sedang linglung. Ia merasa sempat kebingungan lantaran tiket pesawat tak kunjung diberikan.

"Saya sama sekali enggak tahu, jadi ya gitu karena mau menerima tiket saja sudah berantakan, saya enggak ada tiketnya akhirnya tiketnya itu munculnya jam 09.00 lebih lewatnya masuk di HP, jadi ternyata membuat pikiran enggak fit jadi merasa ketakutan," aku Sudarto.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini