Share

1.500 Penerbangan Dibatalkan Jelang Natal 2021, Kok Bisa?

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Sabtu 25 Desember 2021 18:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 25 406 2522471 1-500-penerbangan-dibatalkan-jelang-natal-2021-kok-bisa-WHUNpOOOZo.jpg Ilustrasi (Freepik)

SEDIKITNYA 1.500 penerbangan dibatalkan menjelang Natal 2021 di Amerika Serikat dan Australia, akibat melonjaknya kasus Omicron.

Melansir dari Independent, Sabtu (25/12/2021), maskapai United Airlines membatalkan 150 penerbangan malam Natal di AS, menurut data dari situs pelacakan penerbangan FlightAware.

Menurut CNN, lonjakan kasus Omicron minggu ini berdampak langsung pada awak penerbangan kami dan orang-orang yang menjalankan operasi kami, kata memo staf United.

 Baca juga: Nekat Bawa Kembang Api ke Pesawat, Wanita Ini Diciduk Petugas

Maskapai mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada penumpang: "Kami mohon maaf atas gangguan ini dan bekerja keras untuk memesan ulang sebanyak mungkin penumpang dan membawa mereka dalam perjalanan untuk liburan."

Kekacauan jadwal terbang bisa berlanjut hingga Hari Natal.

"Kami benar-benar mengelola ini hari demi hari. Mungkin ada beberapa pembatalan penerbangan lagi untuk hari Sabtu," kata juru bicara United mengatakan kepada The New York Times.

 

Delta juga telah menghentikan lebih dari 100 penerbangan di Malam Natal pada menit terakhir.

Operator mengaitkan pembatalan tersebut dengan berbagai faktor, termasuk lonjakan Omicron.

Baca juga:  Viral! Pesawat Delay, Penumpang Berkelahi di Bandara

"Kami meminta maaf kepada pelanggan kami atas keterlambatan rencana perjalanan liburan mereka," kata Delta.

"Karyawan Delta bekerja keras untuk membawa mereka ke tempat tujuan secepat dan seaman mungkin pada penerbangan berikutnya yang tersedia," lanjutnya.

Alaska Airlines juga telah membatalkan 17 penerbangan sebagai akibat dari varian Omicron.

Pembatalan pernerbangan juga terjadi di Sydney dan Melbourne, Australia.

Sekitar 80 layanan dari 500 yang dijadwalkan tiba atau berangkat dari Sydney pada 24 Desember telah dibatalkan.

Lebih dari 10 persen penerbangan Malam Natal Melbourne tidak aktif. Bandara Brisbane telah membatalkan 45 penerbangan sejauh ini.

 Ilustrasi

"Anggota tim garis depan kami diminta untuk menguji dan mengisolasi, mengingat meningkatnya jumlah kasus di masyarakat umum," kata juru bicara Jetstar Airways.

"Akibatnya, kami harus membuat beberapa penyesuaian terlambat pada jadwal kami," katanya.

Ryanair dilaporkan telah memotong sepertiga jadwal pada Januari karena pembatasan perjalanan Eropa baru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini