Share

Ingin Plesiran? Cek 3 Destinasi Primadona Liburan Akhir Tahun

Antara, Jurnalis · Senin 27 Desember 2021 08:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 26 406 2522766 ingin-plesiran-cek-3-destinasi-primadona-liburan-akhir-tahun-BChR8BFAIY.jpg Ilustrasi traveling (dok Freepik)

JAKARTA - Libur akhir tahun seringkali dijadikan waktu yang tepat untuk melakukan perjalanan wisata ke luar kota meski di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan survei Populix, masyarakat sudah merencanakan liburan akhir tahun di tengah pandemi dengan memilih waktu pada minggu keempat Desember 2021.

"Survei diikuti 1.012 responden, sebanyak sepertiganya sudah merencanakan libur akhir tahun pada minggu keempat Desember 2021," kata Timothy Astandu, Chief Executive Officer (CEO) Populix dikutip dari Antara.

Responden yang gen Z dan milenial yang tinggal di kota-kota besar hampir setengahnya yakni 48 persen memilih untuk tidak melakukan perjalanan atau liburan akhir tahun dikarenakan masih adanya kekhawatiran akan penyebaran COVID-19.

Baca Juga:

Jangan Pungut Makanan yang Jatuh di Pesawat, Penelitian Ini Ungkap Fakta Mengejutkan!

Catat! Ini 6 Destinasi Wisata di Jabodetabek yang Buka saat Libur Tahun Baru 2022

“Sebagian besar masyarakat Indonesia berpikir perlunya mempertimbangkan liburan akhir tahun mengingat masa pandemi COVID-19 belum berakhir. Sementara bagi sebagian responden (22%) merasa siap dan percaya diri untuk melakukan perjalanan liburan akhir tahun dengan pertimbangan bahwa banyak orang yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 serta adanya kebijakan penerapan protokol kesehatan oleh pemerintah,” jelas Timothy.

Riset Populix juga menanyakan mengenai pilihan daerah tujuan wisata yang akan dikunjungi. Destinasi domestik atau dalam negeri rupanya masih menjadi pilihan utama mereka yang akan melakukan perjalanan liburan akhir tahun.

Tiga daerah tujuan wisata yang masih menjadi primadona yaitu Bali (30%), Yogyakarta (25%), dan Bandung (21%). Sementara untuk perjalanan luar negeri, tiga negara yang paling banyak ingin dikunjungi adalah Jepang, Singapura, dan Korea Selatan, meskipun belum semua negara tersebut menerima kembali wisatawan asing.

Menariknya, meski masih dalam masa pandemi Covid-19, hasil survei Populix menunjukan bahwa penggunaan pesawat udara menjadi pilihan transportasi yang paling banyak dipilih untuk melakukan perjalanan, yaitu sebanyak 42%. Bahkan, maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia, menjadi pilihan utama dan paling dipercaya oleh responden (63%).

Hal ini sejalan dengan dinobatkannya Garuda Indonesia sebagai salah satu maskapai penerbangan dengan standar protokol kesehatan dan keamanan terbaik di dunia. Pilihan moda transportasi berikutnya yang banyak diminati untuk melakukan perjalanan liburan adalah kendaraan pribadi (41%).

Tak dapat dipungkiri bahwa masuknya teknologi internet telah memberi masyarakat kemudahan dalam melakukan aktivitas meski di tengah situasi krisis seperti pandemi Covid-19. Manusia sebagai pengguna teknologi harus mampu memanfaatkan teknologi yang ada saat ini, maupun perkembangan selanjutnya.

Menurut Jonathan Benhi, Chief Technology Officer (CTO) Populix “Perkembangan teknologi juga telah memunculkan kebutuhan baru di seluruh aspek kehidupan, salah satunya adalah kebutuhan akan kepraktisan. Oleh karena itu, seluruh lini bisnis dituntut untuk melakukan evolusi ke ranah digital demi memenuhi kebutuhan pasar.

Salah satu lini bisnis yang mengalami evolusi adalah bisnis travel, hal ini ditandai dengan munculnya layanan wisata berbasis digital atau yang disebut dengan Online Travel Agent (OTA). Berdasarkan hasil survei yang kami lakukan, OTA menjadi pilihan utama para calon wisatawan untuk melakukan pemesanan tiket transportasi maupun akomodasi,. Traveloka dan Tiket.com menjadi platform OTA yang paling banyak digunakan oleh para responden untuk memenuhi persiapan perjalanannya.”

Di saat bersamaan, kembalinya minat masyarakat dalam melakukan perjalanan akhir tahun, dapat dijadikan titik pemulihan industri Horeka yang mencakup perhotelan, restoran, dan kafe di Indonesia. Hal ini dimungkinkan oleh semakin banyaknya masyarakat yang memilih hotel maupun villa sebagai akomodasi utama selama berada di destinasi liburan mereka.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini