Share

300 Aparat Gabungan Awasi Prokes di TMII saat Libur Nataru, Pengunjung Kriteria Ini Dilarang Masuk

Antara, Jurnalis · Senin 27 Desember 2021 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 27 406 2522988 300-aparat-gabungan-awasi-prokes-di-tmii-saat-libur-nataru-pengunjung-kriteria-ini-dilarang-masuk-JOSmCXXYCd.JPG Pengunjung TMII (Foto: Antara)

KEPALA Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Pelaksana Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Adi Widodo mengatakan, pengelola TMII akan menggandeng TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menegakkan protokol kesehatan (prokes) pada liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

“Untuk liburan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 ini kami (pengelola TMII-red) mendapat bantuan tenaga pengamanan dari instansi terkait, seperti Polri, TNI, Satpol PP, dan bahkan Dinas Perhubungan juga terlibat. Kurang lebih, personel gabungan kita ada 300 orang,” kata Adi.

Ia mengatakan, tim khusus tersebut akan melakukan patroli di area Taman Mini Indonesia Indah untuk memastikan dan memberi edukasi kepada pengunjung agar benar-benar mematuhi protokol kesehatan saat melakukan rekreasi.

“Kami beri imbauan kepada pengunjung untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan. Kalau ada kerumunan, ya kami dekati dan kami tegur untuk memisahkan. Ruang terbuka kami (TMII-red.) masih banyak, sehingga silakan untuk membentuk kelompok-kelompok yang tidak lebih dari lima orang,” tuturnya.

Baca juga: Agar Wisatawan Nyaman, Seluruh Wahana TMII Segera Disertifikasi CHSE

Selain itu, Adi juga menegaskan bahwa Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akan menolak pengunjung dengan status merah atau hitam pada aplikasi PeduliLindungi.

Sesuai dengan peraturan pemerintah, masyarakat yang belum memperoleh vaksin atau memiliki riwayat kontak erat dengan penderita Covid-19 dalam durasi kurang dari 14 hari tidak boleh mengunjungi lokasi wisata.

“Kemudian, akan kami laporkan ke tim korbid kewilayahan, dalam hal ini Cipayung, untuk segera mengambil langkah penanganan lebih lanjut terkait status merah dan hitam tersebut,” tutur Adi.

Akan tetapi, hingga saat ini, pihak pengelola TMII belum menemukan pengunjung dengan status merah maupun hitam.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat yang ingin mengunjungi TMII agar memperhatikan kondisi kesehatan. Jika sedang berada di dalam kondisi yang kurang sehat, maka lebih baik menunda rencana untuk melakukan rekreasi demi keselamatan diri sendiri dan orang banyak.

Sedangkan, apabila masyarakat sudah berkunjung ke TMII, Adi meminta agar para pengunjung bersedia untuk mematuhi protokol kesehatan dan menggunakan sarana yang telah disediakan oleh pihak pengelola.

“Demi kebaikan kita bersama. Setelah berkunjung ke TMII, saya harap pengunjung mendapat kesan yang menyenangkan dan akan kembali lagi ke sini,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini