Share

Parah! Ratusan Penerbangan Batal Gegara Omicron, Puluhan Ribu Orang Gagal Liburan

Antara, Jurnalis · Selasa 28 Desember 2021 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 27 406 2523049 parah-ratusan-penerbangan-batal-gegara-omicron-puluhan-ribu-orang-gagal-liburan-vBXRHPKd6s.JPG Ilustrasi (Foto: Instagram/@delta)

MASKAPAI penerbangan Amerika Serikat membatalkan ratusan penerbangan pada Minggu akhir pekan kemarin atau hari ketiga berturut-turut dari pembatalan besar-besaran akibat meningkatnya gelombang infeksi Covid-19 yang didorong oleh varian Omicron.

Pembatalan penerbangan ini memaksa puluhan ribu pelancong liburan Natal terpaksa mengubah rencana liburan mereka.

Sebanyak 720 penerbangan, termasuk penerbangan domestik dan ke dalam atau ke luar negeri, dibatalkan. Jumlah itu turun dari 1.000 pada Hari Natal, menurut penghitungan di situs pelacakan penerbangan FlightAware.com.

Biasanya, liburan Natal merupakan waktu paling sibuk untuk perjalanan udara, tetapi penyebaran cepat varian Omicron yang sangat menular menyebabkan peningkatan tajam dalam infeksi Covid-19.

Peningkatan infeksi Covid-19 ini memaksa maskapai penerbangan untuk membatalkan penerbangan karena pilot dan kru perlu dikarantina.

Baca juga: Omicron Menggila, Menko Luhut Imbau Masyarakat Tak Pelesiran ke Luar Negeri

Infografis Pesawat

Delta Airlines membatalkan 300 penerbangan pada Minggu, perwakilan perusahaan mengatakan dalam pernyataan.

"Cuaca musim dingin di sebagian wilayah AS dan adanya varian Omicron terus memengaruhi jadwal penerbangan pada akhir pekan," kata juru bicara Delta dalam sebuah pernyataan.

Juru bicara itu juga menambahkan bahwa pihaknya berupaya mengubah rute dan mengganti pesawat dan kru untuk mendapatkan pelanggan di tempat yang mereka butuhkan.

United Airlines membatalkan 98 penerbangan pada Minggu, kata seorang juru bicara perusahaan.

Secara global, data FlightAware menunjukkan bahwa 2.252 penerbangan dibatalkan pada Minggu dan 7.100 lainnya ditunda, pada pukul 11.30 waktu setempat.

Varian Omicron pertama kali terdeteksi pada November dan sekarang menyumbang hampir tiga perempat kasus di AS dan sebanyak 90 persen di beberapa area, seperti Eastern Seaboard.

Jumlah rata-rata kasus baru virus corona di AS meningkat sebanyak 45 persen menjadi 179.000 per hari selama seminggu terakhir, menurut penghitungan Reuters.

Sementara penelitian terbaru menunjukkan Omicron menghasilkan penyakit yang lebih ringan dan tingkat rawat inap yang lebih rendah daripada varian Covid-19 sebelumnya. Pejabat kesehatan AS mengatakan, masih banyak yang harus dipelajari tentang varian tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini