Share

Bandara Radin Inten Maksimalkan PeduliLindungi Cegah Kerumunan saat Libur Tahun Baru

Antara, Jurnalis · Kamis 30 Desember 2021 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 29 406 2524078 bandara-radin-inten-maksimalkan-pedulilindungi-cegah-kerumunan-saat-libur-tahun-baru-vPEhJsNlTZ.JPG Ilustrasi (Foto: Antara)

PENGELOLA Bandara Radin Inten II Lampung akan memaksimalkan pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi untuk mengantisipasi adanya kerumunan pada masa libur akhir tahun.

"Tentu akan dimaksimalkan untuk penerapan aplikasi PeduliLindungi, sebab saat ini untuk check in dan validasi dokumen bebas Covid-19 dilakukan melalui aplikasi tersebut," ujar EGM Bandara Radin Inten II Lampung, Muhammad Syahril.

Menurut Syahril, adanya penggunaan PeduliLindungi dapat mencegah adanya kontak fisik oleh penumpang dan petugas di area bandar udara.

"Ini bisa mengurangi kontak fisik dan jadi lebih cepat, tapi untuk mencegah adanya kerumunan kita maksimalkan juga check in counter atau tempat loket yang berguna sebagai tempat verifikasi aplikasi PeduliLindungi oleh penumpang," katanya.

Hal tersebut kata dia, dilakukan untuk mengantisipasi adanya penumpukan penumpang saat melakukan verifikasi melalui aplikasi PeduliLindungi di area keberangkatan.

Baca juga: Duh! Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Lagi-Lagi Terkendala Sinyal

"Kita antisipasi juga kalau saat menggunakan PeduliLindungi ini berpotensi menimbulkan kerumunan melalui check in counter supaya tidak ada kerumunan. Lalu kalau terjadi kerumunan kita bisa berhentikan di pintu masuk agar masuk bergantian," paparnya.

Syahril menambahkan, mitigasi adanya antrean tersebut dilakukan untuk mengantisipasi persebaran Covid-19 saat adanya kenaikan jumlah penumpang akibat libur akhir tahun.

"Pada tanggal 1-15 Desember kemarin penumpang sudah mulai naik 50 persen dibanding periode yang sama di bulan sebelumnya. Jadi kita antisipasi kalau ada penumpang yang kesulitan menggunakan PeduliLindungi agar tidak menumpuk di area bandara," tuturnya.

Berdasarkan data terakhir lalu lintas penerbangan di Bandara Radin Inten II lanjutnya, mencapai 2.100 penumpang dengan frekuensi penerbangan yang mulai meningkat menjadi 15 sampai 16 penerbangan pulang pergi dalam sehari.

"Kapasitas penumpang sudah 93 persen di satu pesawat, frekuensinya 16 penerbangan bisa sampai 2.100 orang penumpang. Ini sudah kembali pulih setelah perubahan syarat penerbangan, jadi penerapan protokol kesehatan dan mitigasi antrean di area bandara jadi langkah mencegah persebaran Covid-19," ucap Syahril.

Dikatakannya, masa peak season pada libur akhir tahun, pihaknya pun telah melakukan langkah pengawasan di landasan pacu, apron dan terminal untuk menjaga keselamatan penerbangan.

"Telah dilakukan pengawasan di apron, landasan pacu, terminal untuk menghadapi peak season di akhir tahun. Terutama saat ini sedang musim hujan jadi keselamatan penerbangan jadi prioritas juga," pungkas Syahril.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini