Krisis Air Bikin Buaya Mengganas, Anak-Anak Jadi Mangsa Empuk

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Rabu 29 Desember 2021 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 29 406 2524095 krisis-air-bikin-buaya-mengganas-anak-anak-jadi-mangsa-empuk-b3vEUZyuyV.JPG Buaya air tawar kian mengganas di tengah krisis air di Iran (Foto: BBC)

KRISIS air di Iran memicu keganasan buaya di wilayah itu. Predator buas itu bahkan tak segan memasuki permukiman padat penduduk untuk mencari mangsa.

Siahouk, seorang pengembala diserang buaya saat pergi ke sebuah kubangan. Pria berusia 70 tahun itu diserang 'gando', sebutan buaya air tawar di wilayah Baluchistan, Iran.

"Saya tak melihatnya saat muncul," ujar Siahouk melansir laman BBC.

Ia baru bisa terlepas dari gigitan buaya saat berhasil menyelipkan botol air plastik di antara rahang buaya. Saat kehilangan banyak darah, Siahouk sempat pingsan sekitar setengah jam. Dirinya ditemukan setelah domba yang digembalakannya kembali ke desanya di Dombak.

Baca juga: Heboh Buaya Berenang Santuy di Pantai, Netizen: Senggol Dong!

Buaya Gando

Peristiwa yang dialami Siahouk merupakan gambaran dari korban buaya di Baluchistan. Kebanyakan korban predator ganas itu adalah anak-anak.

Pada 2016 silam, seorang bocah berusia 9 tahun, Alireza ditelan oleh buaya jenis yang sama. Kemudian pada Juli 2019, Hawa (10) kehilangan lengan kanannya akibat diserang buaya air tawar itu.

Saat sedang mengangkut air untuk mencuci, dia hampir diseret oleh buaya sebelum akhirnya diselamatkan oleh teman-temannya. Kebanyakan korban serangan gando adalah anak-anak. Maraknya serangan hewan predator terhadap manusia ini terjadi saat Iran mengalami krisis air.

Akibatnya, habitat alami gando ikut menyusut, membuat pasokan makanannya berkurang. Hewan-hewan yang kelaparan menjadikan manusia yang mendekati teritori mereka sebagai mangsa atau sebagai ancaman dari sumber daya mereka yang menyusut.

Habitat gando tersebar di Iran dan India. Gando adalah jenis buaya bermoncong lebar, dan dimasukkan ke dalam kategori 'rentan' oleh Lembaga Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).

Di Iran setidaknya terdapat 400 buaya jenis ini, atau 5 persen dari total spesies ini. Departemen Lingkungan Iran mengatakan berupaya menyeimbangkan perlindungan gando dan melindungi masyarakat lokal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini