Share

Paniknya Wanita Ini Positif Covid Lalu Karantina di Toilet Pesawat, Cek Fakta Terbarunya

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 01 Januari 2022 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 406 2525342 paniknya-wanita-ini-positif-covid-lalu-karantina-di-toilet-pesawat-cek-fakta-terbarunya-QlkQPe22Gl.jpg Ilustrasi pesawat (dok iStock)

JAKARTA - Marisa Fotieo, seorang pengajar asal Chicago, Amerika Serikat, harus menjalani karantina di kamar mandi pesawat selama tiga jam saat penerbangan berlangsung.

Sebelum penerbangan, Marisa Fotieo mengakuberkali-kali menjalani tes Covid-19, tercatat dua tes PCR dan sekitar lima tes antigen. Kesemua dari hasil tes tersebut negatif.

Saat itu, Fotieo terbang dari Chicago ke Islandia pada 19 Desember bersama saudara laki-laki dan ayahnya. Mereka bertujuan ke Swiss, namun untuk sampai ke sana mereka harus transit di Islandia.

Sekitar satu setengah jam penerbangan, Fotieo mulai sakit tenggorokan.

infografis

Baca Juga:

Maskapai Bertarif Murah Tawarkan Zona Bebas Anak di Kabin Pesawat

 Cuma Ada Satu Akses Masuk ke Malioboro Saat Malam Tahun Baru 2022, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

"Muncul inspirasi di otak saya dan saya pikir, oke, saya tes saja lah. Itu akan membuat saya saya merasa lebih baik. Kemudian hasilnya positif," ujar Fotie melansir dari Russia Today.

Fotie diketahui merupakan pengajar di salah satu sekolah anak usia dini di Chicago. Dia juga sudah divaksin booster. Namun, banyak dari siswanya yang belum bisa diinokulasi.

Saat mendapati diri positif Covid-19, Fotie panik. Saat itu pesawat juga tengah terbang di atas Samudra Atlantik.

"Pramugari pertama yang saya temui adalah Ragnhildur Eiríksdóttir atau sapaan akrabnya Rocky. Saya histeris, saya menangis," akunya.

"Saya panik, keluarga saya baru saja makan malam dengan saya. Saya panik orang lain di pesawat, saya panik dengan diri sendiri," sambungnya.

Rocky lantas membantu menenangkan Fotieo. Ia melakukan apa yang bisa dilakukan di tengah kondisi penerbangan.

"Itu adalah faktor stress saat hal seperti ini muncul. Tapi itu bagian dari pekerjaan kami," ucap Rocky.

Menurut penuturan Fotieo, Rocky mencari tempat duduk yang cukup, yang setidaknya ada jarak dengan orang lain.

"Saat dia kembali dan memberitahu saya, dia tak menemukan tempat duduk yang cukup, saya memilih tetap di kamar mandi karena tak ingin berada di dekat orang lain saat penerbangan," papar Fotieo.

Sebuah catatan yang menyebutkan kamar mandi itu tak berfungsi kemudian ditempel di pintu. Lokasi itu menjadi tempat karantina Fotieo selama penerbangan.

karantina

Rocky terus-menerus memberi banyak makanan dan minuman. Namun, itu tak cukup membuat rasa terkejut Fotieo mereda.

"Saya terkejut, saya melewatkan perjalanan keluarga. Saya terkejut saya akan berada di Islandia sendirian. Saya terkejut bahwa saya memiliki 20 keluarga di rumah yang hanya memiliki saya di kelas mereka," tutur Fotieo.

Saat berada di dalam kamar mandi, Fotieo membeli kuota internet dan menelepon untuk memberitahu sekolah tempat ia bekerja. Dia juga membuat video TikTok, yang telah dilihat lebih dari 4,3 juta kali, hingga Kamis sore.

Fotieo mengaku tak berdesakan dalam kamar mandi. Ia senang tidak berada di kabin utama bersama penumpang lain, termasuk ayahnya yang berusia 70 tahun.

Setelah pesawat mendarat di Ibu Kota Islandia, Reykjavik, wanita itu ditempatkan di Hotel Kemanusiaan Palang Merah, dengan karantina sepuluh hari sedang berlangsung. Namun, dia mengatakan dia merasa baik dan berencana untuk pergi dalam beberapa hari.

Ayah dan saudara laki-laki Fotieo, yang berada dalam penerbangan yang sama, keduanya dinyatakan negatif virus COVID-19 dan dapat melanjutkan perjalanan mereka ke Swiss.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini