Share

Sederet Perilaku Buruk Tamu Hotel, 2 Barang Ini Sering Dicuri

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Sabtu 01 Januari 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 406 2525456 sederet-perilaku-buruk-tamu-hotel-2-barang-ini-sering-dicuri-MV37TDzikr.jpg Ilustrasi hotel (dok Freepik)

JAKARTA - Terdapat beragam perilaku buruk tamu hotel yang seringkali dihadapi pekerja hotel.

Tidak peduli seberapa mewah fasilitas hotel yang ditawarkan, perilaku buruk tamu bisa menjengkelkan pekerja hotel.

Melansir Express, seorang pekerja hotel menjelaskan beberapa perilaku buruk tamu, salah satunya lupa nomor kamar hotel.

"Hati saya seringkali sebal ketika seorang tamu mengeluh tak bisa mengingat nomor kamar, padahal saat itu ia dalam kondisi mabuk," ujar seorang pemilik hotel.

infografis

Baca Juga:

Nahas Pesawat Jet Pribadi Hilang Kendali dan Jatuh, Semua Penumpang Tewas

Seksinya Pramugari Chanun Tida Berbikini di Pantai, Bodi Mulusnya Bikin Jomblo Ngiler

Ada juga beberapa tamu yang berbohong mengatakan barang-barang seperti jubah, ornamen, atau bantalan tampak mirip dengan yang dimiliki oleh mereka di rumah.

Kerap kali, tamu berdalih barang itu telah dibawa oleh pasangan mereka. Sebab itu, mereka kemudian mengemasnya ke dalam koper. Para tamu akan melakukan apa saja untuk mencuri, di mana ada tamu yang meminta tisu toilet tambahan agar mereka dapat mengemas kelebihannya ke dalam koper.

Selain itu, terdapat dua barang yang seringkali dicuri yakni baterai remote TV dan gantungan baju. Kemudian, ada juga tamu yang mencoba menyeludupkan makanan saat sarapan untuk menu makanan siang mereka.

"Tamu-tamu terburuk adalah mereka yang mengambil makanan untuk makan siang dari sarapan prasmanan dan mencoba menyembunyikannya saat akan meninggalkan ruangan," ujar staf hotel.

Sementara itu, Manajemen Hotel Glenn Haussman mengatakan orang-orang yang berpesta adalah tamu yang terburuk.

“Di hotel dengan layanan lengkap dan resor kasino khususnya, saya melihat orang-orang ini siap berpesta. Tetapi bukan jenis pesta yang menghasilkan uang di bar. Orang-orang ini mengatur pesta mereka sendiri dengan membawa pendingin berukuran besar yang penuh sesak dengan lebih banyak bir dan minuman keras daripada yang bisa diminum siapa pun," jelas Glenn Haussman.

“Tanpa rasa malu atau hormat terhadap hotel, mereka akan melakukan misi yang lebih kompleks daripada Normandia untuk membawa persediaan minum sehingga mereka dapat menghemat beberapa dolar dan tidak membeli alkohol Anda. Dan, tentu saja, mereka meninggalkan kamar tamu dengan sisa-sisa koktail yang rusak," tambahnya.

Tamu-tamu menjengkelkan lainnya termasuk para wisatawan yang mencoba memasukkan sebanyak mungkin orang ke dalam sebuah kamar. 

Glenn mengatakan, mereka tahu kamar itu memiliki satu tempat tidur king dan kursi kecil di sudut. Namun, itu tidak menghentikan mereka untuk memesan kamar untuk satu atau dua orang, dan kemudian diam-diam menyelinap masuk lebih banyak lagi.

“Ini sangat menyakitkan karena mereka memenuhi ruangan dan berharap staf tidak menyadarinya, padahal mereka meminta selusin bantal dan selimut tambahan, serta tempat tidur lipat," ujarnya. (nia)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini