Share

Ijazah Militer Berusia 1.898 Tahun Ditemukan, Arkeolog Ungkap Fakta Mengejutkan

Nindi Widya Wati, Jurnalis · Sabtu 01 Januari 2022 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 406 2525708 ijazah-militer-berusia-1-898-tahun-ditemukan-arkeolog-ungkap-fakta-mengejutkan-HndgBKnpxH.jpg Ijazah militer berusia hampir 2 ribu tahun ditemukan di kota kuno Perre, Adiyaman, Turki (Anadolu Agency via Daily Sabah)

PARA arkeolog menemukan diploma militer dalam bentuk piring perunggu berusia 1.898 tahun dalam penggalian di kota kuno Perre, Provinsi Adıyaman, Turki. Ijazah tersebut ternyata dulunya diberikan kepada tentara atas pengabdiannya di Kekaisaran Romawi.

Penggalian sudah dilakukan mulai 2001, bagian dari upaya pencarian tentang apa saja yang ada di balik kota kuno Perre, satu dari lima kota terbesar di Kerajaan Commagene.

Baca juga:  Artis Indonesia yang Liburan di Cappadocia, Atta-Aurel hingga Rizky Billar-Lesti Kejora

Dalam penggalian tahun ini, tim arkeolog menemukan air mancur Romawi, balok batu besar, saluran air, dan berbagai struktur arsitektur. Termasuk juga penemuan diploma militer yang terungkap di tengah studi kasus yang sedang berlangsung. Mereka menemukan sebuah diploma militer yang tertulis di piring perunggu.

Melansir dari Daily Sabah, Sabtu (1/1/2022), melalui pemeriksaan yang cermat, para peneliti menyimpulkan bahwa ijazah militer itu milik Kekaisaran Romawi berusia hampir 2.000 tahun.

 

Dokumen tersebut menandai 20 tahun pengabdian tentara di kerajaan, dan memberinya hak untuk menikah dan menjadi warga negara di wilayah tersebut.

Direktur Museum Adıyaman, Mehmet Alkan mengatakan bahwa mereka menemukan ijazah militer pada 24 Mei, ketika hari terakhir penggalian di Perre.

 Baca juga: Mumi Berusia Ratusan Tahun Ditemukan Terikat Tali, Ada Sesajen di Makamnya

Berkat bantuan profesor ahli sejarah dan bahasa kuno, Mustafa Hamdi Sayar, teks tersebut diterjemahkan dan ditetapkan bahwa pelat tersebut adalah ijazah militer.

“Prasasti itu mencakup informasi tentang Calcilius Antiquus, yang bertugas di militer pada masa pemerintahan Kaisar Romawi Hadrian. Orang tersebut diberi penghargaan setelah bertugas di militer selama 20 tahun. Dia diberi hak untuk menikah dan memperoleh kewarganegaraan Romawi," jelas Mehmet Alkan terkait tulisan dalam bahasa latin di ijazah militer itu.

Arkeolog mengungkapkan bahwa ada sebanyak 100.000 eksemplar dokumen semacam ini di dunia pada waktu itu, dan hanya 800 di antaranya yang bertahan hingga hari ini.

"Kami tahu 650 di antaranya dipelajari. Dengan diploma militer ini, tentu menjadi pengalaman yang menarik. Kami akan melanjutkan penggalian sampai nanti pada 2022," tambah Alkan.

 Ilustrasi

Perre memang sebuah kota penting karena sejarah agama dan geopolitik, bahkan keindahan air kota disebutkan dalam sumber Romawi kuno. Namun, Perre kehilangan arti pentingnya setelah Periode Bizantium dan tidak pernah mendapatkan kembali kejayaannya.

Adanya makam juga menjadi daya tarik utama Perre, diukir di bebatuan dengan sangat menakjubkan. Selain itu, jika Anda berkesempatan datang ke Perre terdapat juga mosaik besar berbentuk hati, figur bola dunia 3D, dan modul geometris segi delapan yang menarik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini