Share

Baru Sehari Diresmikan, Pantai Khusus Perempuan Langsung Dibatalkan

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Jum'at 31 Desember 2021 22:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 406 2525740 baru-sehari-diresmikan-pantai-khusus-perempuan-langsung-dibatalkan-iJjCUMge9v.JPG Pengumuman area pantai khusus perempuan di Cox's Bazar, Bangladesh sebelum dibatalkan (Getty Images via BBC)

PIHAK berwenang di Bangladesh menghapus peruntukan pantai khusus untuk perempuan dan anak-anak, setelah dituduh bahwa pemerintah tunduk kepada kalangan Islam garis keras.

Bagian pantai yang dikhususkan untuk perempuan di Cox's Bazar itu mempunyai luas 150 meter dan diresmikan pada Rabu 29 Desember 2021. Bagian pantai ini dipisahkan dengan papan pengumuman berbunyi, "Area khusus untuk perempuan dan anak-anak sesuai dengan instruksi komisioner distrik".

Baca juga: Berbagi Suami Antara Ibu dan Anak, Tradisi Suku Mandi Bangladesh

Tapi, sehari kemudian pada Kamis 30 Desember 2021, pemerintah mengumumkan peruntukan tersebut dibatalkan.

Dalam siaran pers, pemerintah mengatakan pihaknya "membatalkan keputusannya" setelah muncul "komentar negatif".

Sebelumnya, seorang pejabat senior di Cox's Bazar, Abu Sufian mengatakan peruntukan pantai untuk perempuan dibuat menyusul permohonan dari kalangan perempuan konservatif di negara yang mayoritas penduduknya Muslim itu.

"Mereka mengajukan permintaan agar disediakan bagian pantai khusus untuk mereka, karena mereka merasa malu dan merasa tidak aman berada di keramain," katanya.

Langkah pemerintah menyediakan pantai khusus itu juga terjadi menyusul pemerkosaan beramai-ramai yang menimpa seorang perempuan di Cox's Bazar awal bulan ini.

Baca juga: Heboh Makhluk Aneh Terdampar di Pantai, Wujudnya Mengerikan Bergigi Tajam

Peristiwa itu memicu kekhawatiran terkait dengan keselamatan perempuan.

Namun keputusan pemerintah mendedikasikan pantai khusus perempuan menimbulkan kegemparan di media sosial.

Banyak pengguna menuduh pihak berwenang tunduk pada kelompok Islam garis keras.

Kelompok Islam garis keras baru-baru ini menggelar pawai umum skala besar untuk menuntut segregasi berdasarkan jenis kelamin di tempat kerja dan pabrik.

Seorang komentator menggambarkan segregasi di pantai ini sebagai "Talibistan," untuk merujuk kelompok Taliban yang berkuasa di Afghanistan dan yang membatasi hak-hak kaum perempuan.

Ilustrasi

Cox's Bazar di Bangladesh tercatat sebagai pantai alami terpanjang di dunia, dan menjadi tujuan wisata populer di negara itu.

Ratusan ribu mengunjungi pantai Cox's Bazar pada hari-hari libur nasional, dan sektor pariwisata berkembang selama beberapa tahun terakhir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini