Share

Pengalaman Gila Marisa, 5 Jam Isolasi Mandiri di Toilet Pesawat Setelah Positif Covid-19

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Minggu 02 Januari 2022 03:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 01 406 2525857 pengalaman-gila-marisa-5-jam-isolasi-mandiri-di-toilet-pesawat-setelah-positif-covid-19-ZJ980LCpas.JPG Marisa Fotieio 5 jam isolasi mandiri di pesawat usai terkonfirmasi positif Covid-19 (Foto: TikTok)

SEORANG wanita terpaksa harus mengisolasi dirinya di toilet pesawat selama lima jam lamanya, setelah ia mendapatkan hasil tes positif Covid-19.

Melansir nzherald, Marisa Fotieio sedang dalam penerbangan Icelandair dari Chicago ke Reykjavik, ketika dia dinyatakan positif terkena virus. Kejadian tersebut terjadi beberapa hari sebelum natal.

"Berteriak ke @Icelandair untuk tempat karantina VIP saya," tulisnya di video TikTok, yang kini telah dilihat jutaan kali.

Klip menunjukkan momen Marisa berada di dalam kamar mandi pesawat yang kecil.

Dalam sebuah wawancara dengan NBC, Marisa Fotieio, dari Michigan, menggambarkannya sebagai "pengalaman gila".

Ia ingat betul bagaimana tenggorokannya mulai sakit selama penerbangan. Karena dia telah membeli alat tes Covid cepat, dia melakukan tes di kamar mandi.

Baca juga: Paniknya Wanita Ini Positif Covid Lalu Karantina di Toilet Pesawat, Cek Fakta Terbarunya

Marisa Fotieio

"Saya baru saja mengambil tes cepat saya dan saya membawanya ke kamar mandi. Dalam waktu dua detik ada dua garis (menunjukkan tes positif)," kata Marisa.

Saat itulah, ia memutuskan akan lebih aman untuk sesama penumpang jika dia tinggal di kamar mandi yang penuh sesak selama sisa penerbangan, yang masih sekitar lima jam dari tujuannya.

"Ada 150 orang dalam penerbangan itu, dan ketakutan terbesar saya adalah menularkannya kepada mereka," katanya.

Dia memuji pramugari Ragnhildur 'Rocky' Eiríksdóttir karena membantunya tetap nyaman di tempat karantinanya.

"Ia memastikan saya memiliki semua yang saya butuhkan selama lima jam ke depan, dari makanan hingga minuman. Dia terus-menerus memeriksa saya untuk meyakinkan saya bahwa saya akan baik-baik saja," katanya kepada NBC.

Marisa kemudian harus mengisolasi lagi setibanya di Islandia. Pramugari tersebut tetap menghubunginya untuk memastikan dia aman. Bahkan, sang pramugari juga mengiriminya bunga dan pohon Natal kecil.

"Itu sangat menyentuh hati, dan dia hanya seorang malaikat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini