Share

Ternyata Ini 2 Kota Favorit Penumpang Kereta di Cirebon Selama Libur Natal

Antara, Jurnalis · Senin 03 Januari 2022 04:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 02 408 2526188 ternyata-ini-2-kota-favorit-penumpang-kereta-di-cirebon-selama-libur-natal-bwyBZ4lofy.jpg Ilustrasi Kereta (dok Freepik)

JAKARTA -  Terdapat dua kota favorit yang menjadi destinasi penumpang kereta api asal Cirebon saat momen Natal.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat Suprapto mengatakan selama libur Natal, rute favorit para penumpang kereta api yaitu ke Surabaya dan Jakarta, dan selama periode 19 sampai 27 Desember 2021 tercatat melayani 19.691 pengguna jasa.

"Rute yang menjadi favorit masyarakat di wilayah KAI Daop 3 Cirebon dalam menggunakan jasa layanan kereta jarak jauh adalah relasi Cirebon ke Jakarta dan Cirebon ke Surabaya," kata Suprapto di Cirebon.

Suprapto mengatakan selain dua kota yang menjadi rute favorit masyarakat di wilayah KAI Daop 3 Cirebon, terdapat juga tujuan sejumlah daerah menjadi tujuan para pengguna jasa, seperti Yogyakarta, Semarang, Malang, Bandung dan Jember.

Menurutnya pada periode tanggal 19 - 27 Desember 2021 KAI Cirebon melayani 19.691 pelanggan. Di mana pada periode tersebut, angka tertinggi terjadi pada hari Minggu (19/12) dengan jumlah 2.618 penumpang.

Kemudian diikuti pada urutan kedua pada hari Minggu (26/12) dengan jumlah 2.444 penumpang. Sedangkan untuk rerata jumlah penumpang KA di wilayah KAI Daop 3 Cirebon selama periode 19-27 Desember 2021 berjumlah 1.800 penumpang per hari.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

Sementara apabila dibandingkan dengan jumlah penumpang di Bulan November 2021, rata-rata jumlah penumpangnya mencapai 1.500 per hari. "Jadi ada kenaikan sekitar 300 penumpang per harinya," tuturnya. Suprapto memastikan PT KAI Daop 3 Cirebon tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan dengan ketat guna mencegah penyebaran COVID -19 melalui transportasi kereta api.

Tercatat pada periode 19 - 26 Desember 2021, sebanyak 415 penumpang batal naik KA karena tidak bisa memenuhi persyaratan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

"Kami memastikan hanya pelanggan yang benar-benar memenuhi persyaratan yang boleh berangkat naik kereta. Apabila tidak dapat memenuhi, kami mohon maaf, yang bersangkutan tidak bisa naik, dan selanjutnya bea tiket akan kembalikan sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini