Share

Keren! Siswa SMP Temukan Asteroid Baru Usai Nonton YouTube

Andin Nurul Alifah, Jurnalis · Selasa 04 Januari 2022 04:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 406 2526804 keren-siswa-smp-temukan-asteroid-baru-usai-nonton-youtube-y9huq9qndb.JPG Miguel Rojas (Foto: Ist)

SEORANG fisikawan muda asal Venezuela yang telah mendapat pengakuan di bidangnya setelah menemukan asteroid dengan dukungan dari Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA).

Pemuda ini bernama Miguel Rojas (13), tampak bersemangat dalam membaca buku-buku tentang fisika dan lubang hitam, serta tertarik untuk mempelajari tata surya, galaksi, dan alam semesta.

Sampai suatu hari dia mulai menganalisis gambar luar angkasa hingga ingin melakukannya dan menemukan asteroid baru.

Miguel saat ini duduk di bangku SMP kelas 1 Rioclaro yang berada di Barquisimeto, ibu kota negara bagian Lara, Venezuela barat.

“Dengan penuh emosi, saya berbagi dengan Anda pengakuan yang telah diberikan NASA kepada saya. Penemuan awal saya sekarang bersifat sementara, di mana NASA telah menyatakan bahwa saya telah menemukan asteroid. Nama sementaranya adalah 2021GG40," jelas Miguel dalam unggahannya di media sosial.

“Ini semakin memotivasi saya untuk terus belajar dan bekerja mengharumkan nama negara. Saya ingin berterima kasih kepada keluarga, sekolah saya tercinta, dan semua platform digital untuk mengakui pencapaian besar ini," tambahnya.

Infografis Hotel Luar Angkasa

Ini adalah evolusi bulan yang mengejutkan menurut NASA. Bulan akan selalu menjadi bahan penelitian bagi manusia dan teknologi baru yang telah membantu menemukan lebih banyak informasi tentang satelit alami bumi. Video dari Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) menunjukkan aliran lava dari cekungan bulan dan lautan pijar yang akan berusia antara 3.800 dan 1.000 juta tahun.

Para ahli menegaskan bahwa materi audiovisual ini akan berguna untuk pengembangan penyelidikan lainnya, karena dengan rekaman tersebut terlihat bahwa satelit juga pernah mengalami letusan gunung berapi. Meteorit juga memiliki peran dalam karya tersebut, di mana memiliki produksi yang mirip seperti film fiksi ilmiah.

"Analisis yang dilakukan oleh NASA mengejutkan seluruh komunitas ilmiah karena kemajuan asteroid pada tahun-tahun sebelumnya hingga saat ini ditampilkan secara detail," kata dia.

“Dari tahun ke tahun, bulan sepertinya tidak pernah berubah. Kawah dan formasi lainnya tampak permanen sekarang, tetapi tidak selalu terlihat seperti itu. Berkat Lunar Reconnaissance Orbiter milik NASA, kini kita dapat melihat bagian yang lebih baik dari sejarah bulan,” jelas NASA.

Dalam video yang diunggah NASA ke YouTube, juga dapat melihat dampak yang terjadi sekitar 4.300 juta tahun yang lalu dari meteorit di cekungan Kutub Selatan-Aitken, di mana kawah Aitken berdiameter 135 kilometer berada.

Publikasi video tersebut memberikan cahaya kepada para ilmuwan untuk menentukan bahwa sejarah satelit juga ditandai dengan letusan gunung berapi yang spektakuler dan berkepanjangan.

Badan Antariksa Eropa melaporkan bahwa NASA akan menganalisis sepotong bulan yang dikumpulkan pada tahun 1972 oleh misi Apollo 17 yang dipimpin oleh astronot Eugene Cernan, dan dikemas vakum dalam tabung silinder selama lima dekade.

NASA akan membuka tabung dengan perangkat yang dibuat oleh ESA untuk menyelamatkan fragmen, di mana diperkirakan mereka akan menemukan jejak helium, hidrogen, dan gas lain yang akan membantu dalam memahami geologi satelit alami dari bumi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini