Share

Kebun Binatang Ditutup, 11 Harimau dan 2 Beruang Diselamatkan Setelah Lama Menderita

Andin Nurul Alifah, Jurnalis · Selasa 04 Januari 2022 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 406 2526827 kebun-binatang-ditutup-11-harimau-dan-2-beruang-diselamatkan-setelah-lama-menderita-77icMbFrCa.JPG Harimau di Kebun Binatang Phuket, Thailand (Foto: WFFT)

TIM penyelamat sedang bersiap untuk menyelamatkan 11 harimau dan dua beruang yang telah menghabiskan hidup mereka dalam rantai di kebun binatang Thailand yang ditutup setelah bertahun-tahun diklaim diabaikan.

Rekaman salah satu harimau menyebabkan kemarahan dunia tahun lalu ketika orang-orang melihat bagaimana dia berulang kali mondar-mandir dirantai dengan rantai leher yang sangat pendek sehingga dia bahkan tidak bisa mengangkat kepalanya dengan benar.

Kebun Binatang Phuket dilaporkan terpaksa ditutup karena jumlah pengunjung turun selama pandemi Covid-19.

Pada April tahun lalu, turis barat mengatakan mereka ngeri melihat hewan yang terlihat kelaparan dan telah ditinggalkan di kebun binatang.

Rekaman mereka yang diposting di YouTube menunjukkan seekor harimau meringkuk dan bergerak seolah kesakitan, lalu melolong seolah menyampaikan pesan betapa ia sangat menderita.

Pada tahun 2019, sebuah investigasi di kebun binatang Phuket oleh kelompok foto jurnalistik Moving Animals menemukan seekor bayi gajah kurus dipaksa membenturkan kepalanya dengan musik rave, memainkan alat musik dan melakukan trik di bawah ancaman dipukul dengan kait tajam.

'Dumbo' kemudian meninggal setelah kaki belakangnya yang lemah patah di bawahnya.

Edwin Wiek, pendiri dan Direktur WFFT, mengatakan; “Selama pandemi Covid-19, kami telah menerima lebih banyak panggilan dari sebelumnya dari tempat-tempat hiburan yang tidak mampu lagi memberi makan hewan mereka," kata Wiek.

“Kami berusaha membantu semampu kami. Faktanya adalah, tanpa dukungan keuangan, kami tidak dapat membantu lebih banyak. Kita harus menyiapkan kandang, menyelamatkan, dan berkomitmen untuk merawat hewan-hewan ini seumur hidup," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini