Share

Misteri Hantu Pok-pok, Siluman Perempuan Berlidah Panjang Gentayangan Memangsa Bayi

Nindi Widya Wati, Jurnalis · Rabu 05 Januari 2022 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 04 406 2527500 misteri-hantu-pok-pok-siluman-perempuan-berlidah-panjang-gentayangan-memangsa-bayi-ZHuxiFWUbT.jfif Ilustrasi hantu (Shutterstock)

CERITA misteri hantu pok-pok begitu melegenda di kalangan masyarakat Sulawesi. Makhluk astral itu dikisahkan sebagai sosok siluman yang bisa terbang, bergentayangan di malam hari mencari mangsa berupaya bayi, ari-ari hingga buah-buahan.

Ya, ia adalah hantu kuyang bernama poppo atau biasa disebut 'pok-pok'. Sejenis siluman perempuan yang sangat ditakuti di Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Baca juga: Cerita Misteri Telaga Ranjeng di Brebes, Wisatawan Jangan Pernah Ambil Ikan Sembarangan

Poppo menurut kepercayaan orang Bugis ialah siluman yang bisa terbang. Wujudnya manusia dengan mata merah dan lidah panjang, namun poppo tidak berubah pada saat beraksi.

Berdasarkan mitos dari mulut ke mulut, hantu pok-pok terbang di malam hari sambil mengeluarkan suara "pok-pok-pok".

Konon pula hantu pokpok merupakan seorang manusia yang sedang melakukan ilmu hitam untuk menjadi kaya dan awet muda. Untuk meraih kekayaan dan awet muda serta menambah kesaktian.

Para pelaku ilmu hitam tersebut harus mencari mangsa pada malam hari. Seperti bayi, anak-anak, ari-ari atau plasenta bayi yang baru lahir.

 Baca juga: Legenda Orang Bati, Manusia Kelelawar Misterius yang Sangat Mengerikan!

Saat siang hari, para pelaku ilmu hitam ini beraktivitas sama seperti manusia pada umumnya. Namun saat malam hari, kepala dan organ dalam tubuh mereka akan terlepas dari tubuhnya dan terbang mencari santapan.

Ketika sedang tak ingin makan manusia, maka pok-pok akan mengincar buah-buahan yang sudah matang seperti pisang, mangga, jagung, ataupun hasil kebun lainnya.

Beraksi dengan meninggalkan organ dalam tubuhnya di pamakkang (plafon rumah) lalu keluar dari timpa laja (bahasa Bugis) atau timba sila (bahasa Makassar).

Ilmu mistis semacam ini kerap dimanfaatkan oleh orang-orang terdahulu agar kuat dalam bekerja, namun matanya akan terlihat selalu merah dan suka meludah.

Masyarakat setempat meyakini hantu pok-pok dapat dihalau atau diusir dengan beberapa cara, seperti membakar kulit bawang putih dan bawang merah karena mengeluarkan bau yang tidak mereka disukai.

 Ilustrasi

Selain itu, dapat pula menaburi merica di sekeliling rumah, menyiramkan air mendidih pada hantu pok-pok, mengisi tubuh asli hantu pokpok dengan benda-benda. Atau memindahkan lokasi tubuh asli pelaku ilmu hitam agar hantu pok-pok mati karena tidak dapat menemukan tubuh aslinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini