Share

Jelang MotoGP Mandalika 2022, Sandiaga Genjot Vaksinasi Pelaku Parekraf di NTB

Ahmad Haidir, Jurnalis · Selasa 04 Januari 2022 22:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 04 406 2527505 jelang-motogp-mandalika-2022-sandiaga-genjot-vaksinasi-pelaku-parekraf-di-ntb-lLXyVIdl3Y.jpg Pelepasan mobil Geber Vaksin Keliling (Kemenparekraf)

ANGKA capaian vaksinasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang belum mencapai target membuat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno, mengharapkan Mobil Vaksinasi Geber (Gerak Bersama) Keliling dapat meningkatkan penyebaran vaksin COVID-19 bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat umum di kawasan tersebut.

Hal itu diungkapkan Sandiaga saat melakukan peninjauan dan pelepasan mobil vaksin Geber secara virtual di Jakarta, Selasa (4/1/2022) yang menjelaskan bahwa Mobil Vaksin Geber keliling ini merupakan sebuah kolabor-aksi nyata bersama untuk membantu mempercepat program pemerintah dalam memberikan vaksinasi bagi masyarakat, khususnya yang berkecimpung di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Baca juga: World Superbike 2021 Jadi Perhatian Dunia, Sandiaga Uno: Pulihkan Ekonomi NTB

Usai menyasar wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, mobil vaksin Geber keliling ini akan bergerak menuju ke Nusa Tenggara Barat.

"Mobil vaksin ini akan bergerak menuju NTB, dan NTB sedang bersiap untuk MotoGP. Saya titip ke Kadispar NTB untuk menjadi garda terdepan menjadi kompas petunjuk jalan, kalau Lombok Utara dan Mataram sudah alhamdulillah cukup, ini diarahkan ke Lombok Timur, Lombok barat dan Tengah seputar Mandalika, Desa Gerupuk, Desa Rembitan, Desa Dusun Sade, Desa Sembalun, dan desa lainnya, untuk membantu percepatan vaksinasi di kabupaten kota yang masih rendah vaksinasinya," jelas Sandiaga.

Mobil Vaksinasi Geber Keliling ini dinilai efektif dalam meningkatkan angka vaksinasi COVID-19 bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca juga: 15 Pantai Eksotis di Lombok, Indah Memanjakan Mata Bikin Ogah Pulang

Selama berada di Bali, Mobil Vaksin telah mendatangi Kabupaten Badung, Gianyar, Karang Asem, dan Kota Denpasar. Menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, kini Provinsi Bali merupakan salah satu provinsi dengan tingkat capaian vaksinasi tertinggi di Indonesia dengan 113% untuk dosis 1 dan 91% untuk dosis 2. Sedangkan vaksin anak dengan rentang usia 6 – 11 tahun capaiannya sudah mendekati 70%.

"Sudah lebih dari 100 lokasi dan mobil vaksin keliling ini sudah mendatangi 46 titik di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Terbukti efektif untuk mengejar target sasaran di kawasan khususnya di pedesaan, desa wisata, maupun sentra ekonomi kreatif," ungkap Menparekraf Sandiaga.

Oleh karena itu, Sandiaga pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang turut berkolaborasi dalam menghadirkan mobil vaksin Geber diantaranya adalah Homecare24, Antis, Holywings Indonesia, Eiger Adventure Land, RedDoorz Indonesia dan GBI Glow.

Lebih lanjut, Menparekraf juga mendorong percepatan vaksinasi di Nusa Tenggara Barat, sehingga kekebalan komunal di Indonesia dapat segera tercapai.

"Jangan ada ketimpangan vaksin, harus kita percepat eksekusi dan implementasi program agar kebijakan kita membangun kembali ekonomi masyarakat bisa kita selesaikan dengan komprehensif," ujarnya.

 Ilustrasi

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi, menyampaikan siap mendukung dan membantu program Mobil Vaksin Geber Keliling ini. Ia menjelaskan bahwa capian vaksinasi di NTB belum merata.

"Untuk vaksin tahap satu, semua kabupaten sudah terpenuhi di atas 70 persen, tapi untuk tahap kedua ini, baru Kota Mataram dan Lombok Utara yang melebihi 70 persen. Sementara Lombok Barat, Timur, dan Tengah yang di mana area tersebut menjadi core event dari MotoGP, ini masih 56-60 persen. Sehingga InsyaAllah nanti untuk Geber vaksin di NTB kita akan fokus di 3 kabupaten ini Lombok Barat, Tengah, dan Timur," ucap Yusron.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini