Share

Aturan Karantina Pelancong Internasional Diperketat, Yuk Simak Ketentuan dan Daftar Lokasinya

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 06 Januari 2022 06:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 06 406 2528073 aturan-karantina-pelancong-internasional-diperketat-yuk-simak-ketentuan-dan-daftar-lokasinya-W8p18hhDdG.JPG Ilustrasi (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

PEMERINTAH kembali memperketat aturan karantina bagi pelaku perjalanan internasional. Aturan tersebut menyesuaikan berdasarkan perkembangan penanganan wabah Covid-19 di Tanah Air.

Merebaknya varian Omicron yang sudah menembus angka 136 orang terpapar membuat pemerintah mengambil langkah cepat. Dominan mereka yang tertular varian baru ini dialami pelaku perjalanan luar negeri.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmidzi berujar bahwa 68 kasus baru berasal dari pelancong internasional di mana 11 di antaranya warga negara asing (WNA).

''Semua kasus merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, dengan asal negara kedatangan paling banyak dari Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat," kata dia sebagaimana dikutip dari website resmi Kemenkes.

Guna mencegah semakin meluasnya penyebaran Omicron, aturan masa karantina pelaku perjalanan dari luar negeri kini diperpanjang menjadi 10-14 hari.

Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 pun menerbitkan aturan terbaru terkait karantina bagi Warga Negara Indonesia (WNI) sepulang dari luar negeri.

Aturan yang berlaku hingga 31 Desember 2022 itu tertuang dalam Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 1 tahun 2022 tentang Pintu Masuk (Entry Point), Tempat Karantina dan Kewajiban RT-PCR bagi WNI Pelaku Perjalanan Luar Negeri.

Baca juga: Masyarakat yang Berlibur Tahun Baru Bangkitkan Ekonomi, Sandiaga Uno Ingatkan Ancaman Omicron

Berikut aturan lengkap karantina bagi WNI pelaku perjalanan luar negeri;

1. Karantina dari luar negeri dengan jangka waktu 14x24 jam dari negara/wilayah asal kedatangan dengan kriteria:

- Telah mengonfirmasi transmisi komunitas varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529;

Infografis Traveling

- Secara geografis berdekatan dengan negara transmisi komunitas kasus varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529;

- Jumlah kasus konfirmasi SARS-CoV-2 B.1.1.529 lebih dari 10.000 kasus.

2. Karantina dari luar negeri dengan jangka waktu 10x24 jam dari negara/wilayah asal kedatangan selain dari negara yang memenuhi kriteria.

Bagi pelaku perjalanan luar negeri yang melakukan karantina di tempat akomodasi karantina terpusat akan mendapat pelayanan berupa penginapan, transportasi makan, dan biaya RT-PCR.

Tempat karantina terpusat

Tak semua pelaku perjalanan luar negeri bisa karantina di tempat karantina terpusat. Tempat karantina terpusat hanya berlaku bagi:

- Pekerja Migran lndonesia (PMI) yang kembali ke lndonesia untuk menetap minimal 14 (empat belas) hari di lndonesia;

- Pelajar/mahasiswa yang kembali ke lndonesia setelah menamatkan pendidikan atau melaksanakan tugas belajar di luar negeri;

- Pegawai pemerintah yang kembali ke lndonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas ke luar negeri;

- Perwakilan Indonesia dalam ajang perlombaan atau festival tingkat internasional.

Jika pelaku perjalanan dari luar negeri tidak bersedia melakukan karantina di lokasi yang telah ditetapkan oleh Satgas Covid-19 nasional/daerah, maka karantina wajib dilakukan di hotel karantina terpusat yang telah ditentukan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional/Daerah dengan biaya mandiri atau sumber pembiayaan lainnya yang sah.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

Lokasi karantina dari luar negeri

Pemerintah juga sudah menetapkan lokasi karantina untuk masing-masing area pintu masuk perjalanan dari luar negeri, yaitu sebagai berikut:

1. Lokasi pusat karantina untuk pelaku perjalanan dari luar negeri di DKI Jakarta; Wisma Atlet Pademangan, RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Rusun Nagrak Cilincing, dan Rusun Pasar Rumput Manggarai.

2. Lokasi pusat karantina untuk pelaku perjalanan dari luar negeri di Surabaya, Jawa Timur; Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur, Balai Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kementerian Agama Surabaya, Hotel Vini Vidi Vici, Hotel Grand Park Surabaya, Hotel Sahid, Hotel 88 Embong Malang, Hotel BeSS Mansion, Hotel Zest Jemursari, Hotel Bisanta Bidakara, Hotel Fave Hotel Rungkut, Hotel Life Style Hotel, Hotel Delta Sinar Mayang Sidoarjo, Hotel Zoom Jemursari, Hotel 88 Kedungsari, Hotel 88 Embong Kenongo, Hotel Pop Stasiun Kota, Hotel Pop Gubeng, dan Hotel Cleo Jemursari.

3. Lokasi pusat karantina untuk pelaku perjalanan dari luar negeri di Manado, Sulawesi Utara; Asrama Haji Tuminting dan Badiklat Maumbi. Baca juga: Catat, Ini Syarat dan Aturan Dispensasi Karantina

4. Lokasi pusat karantina untuk pelaku perjalanan dari luar negeri di Batam, Kepulauan Riau; Rusun BP Batam, Rusun Pemerintah Kota Batam, Rusun Putra Jaya, Asrama Haji, dan Shelter Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI).

5. Lokasi pusat karantina untuk pelaku perjalanan dari luar negeri di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau; Rumah Perlindungan Trauma Center (RTPC) Tanjung Pinang dan Shelter Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). 6. Nunukan, Kalimantan Utara Rusunawa Pemerintah Daerah Nunukan.

7. Lokasi pusat karantina untuk pelaku perjalanan dari luar negeri di Entikong, Kalimantan Barat; Gedung Terminal Barang Internasional (TBI) Entikong, Unit Latihan Kerja Indonesia (ULKI), dan Gedung Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Entikong.

8. Lokasi pusat karantina untuk pelaku perjalanan dari luar negeri di Aruk, Kalimantan Barat; Gedung Diklat Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Asrama Haji Kota Sambas, Wisma Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, dan Asrama Brimob.

9. Lokasi pusat karantina untuk pelaku perjalanan dari luar negeri di Motaain, Nusa Tenggara Timur Rusun Yonif RK 744/SYB

Sementara tempat akomodasi karantina untuk pelaku perjalanan dari luar negeri di daerah lain akan ditetapkan oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah berdasarkan rekomendasi dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Itulah aturan terbaru mengenai kewajiban karantina bagi pelaku perjalanan internasinal berikut lokasi pusat karantina di sejumlah daerah. Bagi Anda yang hendak traveling, sebaiknya menahan diri dulu untuk tidak pelesiran ke luar negeri di tengah maraknya kasus Covid-19 varian Omicron yang terus mengintai.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini