Share

Tak Mau Kecolongan, Aturan Berwisata di Denpasar Akan Diperketat

Antara, Jurnalis · Jum'at 07 Januari 2022 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 06 406 2528514 tak-mau-kecolongan-aturan-berwisata-di-denpasar-akan-diperketat-BSN5bPRmcj.jpg Ilustrasi Traveling (dok. Freepik)

JAKARTA - Pemerintah Kota Denpasar, Bali tak ingin kecolongan kasus Covid-19 varian Omicron.

Dinas Pariwisata Denpasar akan membuat aturan baru untuk wisatawan.

"Kami tidak mau kecolongan pascaterpaparnya wisatawan asal Jawa Timur akibat varian Omicron setelah berlibur ke Bali," kata Kepala Dinas Pariwisata Denpasar Dezire Mulyani, Kamis (6/1/2022).

Dezire mengatakan, Dispar Denpasar akan merevisi aturan sebelumnya dengan memperketat mekanisme pengawasan dan pemeriksaan protokol kesehatan.

Aturan baru tersebut akan berlaku di destinasi wisata, hotel, dan mal. Untuk pelaksanaan di lokasi melibatkan Satgas Desa/Desa Adat masing-masing wilayah.

Menurut Dezire, aturan baru tersebut akan dituangkan dalam surat edaran (SE) wali kota. SE tersebut akan mengatur sanksi tegas bagi pelanggar.
 "Misalnya bila ada yang belum vaksin dua kali mau masuk ke tempat wisata, hotel dam mal. Itu semuanya ada aturannya," ujarnya. 
 Pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kemarin, hunian hotel di Denpasar meningkat 60 persen. Kunjungan di destinasi wisata juga meningkat 45 persen. 
"Kami tidak mau lagi ada klaster pariwisata. Karena itu akan memperketat pengawasan dan penerapan prokes dengan PeduliLindungi," tutunya.

Menurut Dezire, aturan baru tersebut akan dituangkan dalam surat edaran (SE) wali kota. SE tersebut akan mengatur sanksi tegas bagi pelanggar.

"Misalnya bila ada yang belum vaksin dua kali mau masuk ke tempat wisata, hotel dam mal. Itu semuanya ada aturannya," ujarnya. 

 Pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kemarin, hunian hotel di Denpasar meningkat 60 persen. Kunjungan di destinasi wisata juga meningkat 45 persen. 

"Kami tidak mau lagi ada klaster pariwisata. Karena itu akan memperketat pengawasan dan penerapan prokes dengan PeduliLindungi," tutunya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini