Share

Selebgram Cantik Penjual Kentut di Toples Putuskan Pensiun, Alasannya Bikin Melongo

Hasyim Ashari, Jurnalis · Jum'at 07 Januari 2022 22:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 07 406 2529056 selebgram-cantik-penjual-kentut-di-toples-putuskan-pensiun-alasannya-bikin-melongo-V4Skh4LDGC.jpg Stephanie Matto (Daily Soap Dish)

SELEBGRAM cantik yang viral menjual kentutnya dalam toples membuat keputusan mengejutkan. Wanita bernama Stephanie Matto itu mengumumkan ingin pensiun dari berbisnis kentut.

Padahal, dari bisnisnya itu, Stephanie sudah berhasil mengumpulkan uang 200 ribu dolar Amerika atau setara Rp2,8 miliar.

Namun sayangnya, menurut laporan Jam Press, Stephanie telah mengumumkan pengunduran dirinya lantaran dia sudah terlalu banyak mengeluarkan kentut. Hal tersebut yang membuat wanita berusia 31 tahun itu pingsan dan tak sadarkan diri.

Baca juga: Kisah di Balik Viralnya Selebgram Jual Kentut di Toples, Raup Untung Rp71 Juta per Minggu

Laporan tersebut menambahkan Stephanie segera dilarikan ke rumah sakit karena mengeluhkan nyeri dada yang dikhawatirkan sebagai gejala serangan jantung.

Ilustrasi

Stephanie Matto (Jam Press)

Setelah mendapat pertolongan medis dan menjalani serangkaian tes darah, pihak rumah sakit menyatakan bahwa nyeri dada yang dialami oleh Stephanie Matto akibat gemar mengonsumsi kacang dan telur untuk memicu gas kentut.

“Saya pikir saya mengalami stroke dan ini adalah saat-saat terakhir saya. Saya melakukannya secara berlebihan,” kata Matto kepada Jam Press, dikutip Jumat (7/1/2022).

Didetik-detik sebelum memutuskan pensiun, Stephanie mengingat perjalanan ketika menjual sebanyak 50 botol kentut dalam seminggu. Bahkan, Stephanie mengaku harus mengonsumsi susu dengan protein tinggi ke dalam menu makanan sehari-harinya agar bisa terus menghasilkan kentut.

Baca juga: Cara Mengetahui Usia Pesawat, Ada Asbak di Toilet

“Saya ingat dalam satu hari saya minum sekitar tiga protein shake dan semangkuk besar sup kacang hitam,” ucapnya.

“Saya tahu ada sesuatu yang tidak beres malam itu ketika saya berbaring di tempat tidur dan saya bisa merasakan tekanan di perut saya yang bergerak ke atas. Cukup sulit untuk bernapas, dan setiap kali saya mencoba menarik napas, saya merasakan sensasi mencubit di sekitar jantung saya,” tutur Matto.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Penjual kentut yang baru pensiun itu mengatakan dia berencana untuk menyumbangkan sebagian dari pendapatannya untuk amal yang mendukung gangguan lambung.

“Meskipun saya mendapat serangan balik, saya pikir itu telah membuka pintu baru bagi saya. Saya sedang mengerjakan karya seni jar kentut digital saat ini,” ucapnya.

Ilustrasi

“Saya pikir semuanya terjadi karena suatu alasan, dan meskipun hari-hari penjualan kentut saya berakhir, saya akan menghemat uang yang telah saya hasilkan dan akan memasukkannya ke dalam crypto,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini