Share

5 Ide Wisata Budaya di Bali, Jangan Sampai Kelewat

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 10 Januari 2022 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 10 406 2529738 5-ide-wisata-budaya-di-bali-jangan-sampai-kelewat-Iv1sPe1Wsm.jpg Bali (Shutterstock)

ADA banyak hal yang diinginkan ketika mengunjungi Bali. Lanskap mempesona tersebar di seluruh Pulau Dewata dengan berbagai atraksi spektakuler dan resor fenomenal berdiri di antaranya.

Namun, ini bukan satu-satunya hal yang membuat Bali jadi favorit wisatawan.

 Surga tropis ini juga diberkahi dengan kekayaan budaya yang layak untuk dinikmati semua orang. Jika mencari cara berbeda untuk menghabiskan waktu yang menyenangkan di Bali, maka mungkin akan menyukai ide perjalanan wisata budaya yang tak terlupakan.

Baca juga: Pariwisata Bali Mulai Bergairah, Bandara Ngurah Rai Layani 3,7 Juta Penumpang Domestik Sepanjang 2021

Di sekitar Bali, ada lima kegiatan yang luar biasa. Dirangkum MNC Portal, berikut ulasannya:

1. Rasakan kearifan lokal

Nikmati liburan dengan cara yang berbeda dengan bermalam di salah satu dari sekian banyak desa wisata yang tersedia di pulau ini. Wisata desa memberikan pengalaman lengkap tentang atribut budaya, alam, serta keunikan desa tradisional Indonesia.

Ilustrasi

Tari Kecak Bali (Kemenparekraf)

2. Pelajari warisan asli Bali

Apalah arti wisata budaya tanpa mempelajari budaya lokal secara mendalam? Jika itu yang dicari, maka harus mengunjungi Museum Hidup Samsara, destinasi unik yang terletak di desa Jungutan, Karangasem, Bali.

Di museum hidup ini, akan diberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai upacara dan ritual tradisional Bali. Dapat mempelajari esensi dari upacara dan ritual ini sambil mempraktikkannya dengan cara yang benar.

Baca juga: Gokil, Pesawat Boeing 737-200 Mejeng di Tebing Pantai Nyang-nyang Bali

3. Memulai perjalanan spiritual

Tradisi Bali menarik lainnya yang harus disaksikan dapat ditemukan di dalam Tirta Empul, sebuah pura yang menampilkan kolam pemurnian suci di Bali. 

Terletak cukup dekat dengan Istana Kepresidenan Tampaksiring di desa Manukaya, mata air candi diyakini telah diciptakan oleh Dewa Indra, sehingga memiliki khasiat penyembuhan.

Di dalam, akan dapat mengagumi desain kompleks candi yang menakjubkan. Karena kompleksnya cukup besar, mungkin perlu waktu sekitar 30 menit atau lebih untuk menjelajahi seluruh bagian candi.

Selain menjelajahi candi, juga bisa menyaksikan ritual penyucian diri yang menarik minat banyak wisatawan dari seluruh dunia.

Dikenal sebagai melukat, ritual menarik ini dilakukan di dalam kolam-kolam pura yang masih asli. Jemaat lokal Bali dan Hindu akan berdiri berdampingan untuk mencelupkan kepala mereka di bawah kecambah air kolam.

4. Berburu barang antik di pasar lokal

Mencari koleksi unik yang benar-benar meneriakkan budaya Bali? Berbelanja di salah satu dari banyak pasar suvenir yang tersedia di Bali! Untuk itu, kami menyarankan untuk menginjakkan kaki di Pasar Seni Guwang, pasar suvenir terkenal yang telah dilalui oleh banyak pelancong lokal dan internasional.

Bawa pulang berbagai kerajinan tangan tradisional Bali, seperti lukisan, tenun, aksesoris, perhiasan, pakaian, pernak-pernik tradisional, kain tradisional, dan masih banyak lagi! Produk yang ditawarkan di pasar yang luar biasa ini tidak hanya terjangkau tetapi juga asli dan luar biasa dari segi kualitas.

Ilustrasi

5. Nikmati kopi lokal yang aromatik

Ingin menikmati kopi yang enak di tengah perjalanan budaya Anda? Cicipi di Seniman Coffee Roastery & Bakery! Terletak tepat di jantung Ubud, kafe yang menarik dan nyaman ini menawarkan pilihan kopi premium yang disiapkan oleh barista yang sangat terampil. Biji kopi mereka diekstraksi dari perkebunan kopi di seluruh negeri.

Cicipi cita rasa kopi unggulan yang tumbuh di Sumatera, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, dan Papua. Di dalam, juga bisa menikmati beberapa makanan ringan yang nikmat seperti roti dan beberapa jajanan tradisional untuk menemani sesi minum kopi.

Sudahkah mempersiapkan diri untuk merasakan wisata budaya terbaik di Bali? Tetap terinformasikan dengan protokol CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan) terbaru, yang meliputi mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun kapan pun bisa. (nia)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini