Share

Gara-gara Omicron, Thailand Stop Kebijakan Bebas Karantina Bagi Turis Asing

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 11 Januari 2022 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 10 406 2529792 gara-gara-omicron-thailand-stop-kebijakan-bebas-karantina-bagi-turis-asing-sOnTuGQPnw.jpg Ilustrasi traveling (dok Freepik)

BANGKOK - Pemerintah Thailand menghentikan penerapan penundaan skema Test and Go, yang membebaskan wisatawan asing bervaksin Covid-19 penuh dari kewajiban karantina, akibat merebaknya varian Omicron.

Juru bicara Pemerintah Thailand Thanakorn Wangboonkongchana menjelaskan, larangan ini pertama kali diumumkan pada 21 Desember 2021 dan berlangsung selama 14 hari atau sampai pengumuman lebih lanjut.

Dengan varian Omicron membuat lonjakan kasus di Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) meningkat, hal ini menjadikan pembatasan tersebut berpotensi menggagalkan pemulihan di sektor pariwisata Thailand yang menyumbang seperlima dari ekonomi pra-pandemi negara itu.

Sementara lebih dari 350.000 pelancong memasuki negara itu melalui program pembebasan karantina.

Sejak pembebasan karantina dimulai pada November 2021, kasus impor menyumbang lebih dari 50 persen dari total 2.062 kasus Omicron di Thailand.

Selain itu, Thailand juga melarang penjualan alkohol di restoran di daerah yang berisiko tinggi terkena infeksi COVID-19.

Bangkok, Phuket, dan enam tujuan wisata lainnya dimasukkan ke dalam wilayah yang berisiko tinggi terkena Covid-19. Untuk itu, alkohol akan dilarang untuk dikonsumsi di restoran dan tempat komersial lainnya setelah pukul 21.00 waktu setempat.

Pemerintah akan memantau situasi dalam beberapa hari mendatang. Thailand adalah salah satu tujuan wisata paling populer di Asia Tenggara.

Negara ini sangat bergantung pada pariwisata, tetapi penguncian menyebabkan industri pariwisata menghadapi kesulitan dalam dua tahun terakhir.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini