Labuan Bajo Jadi Venue Side Event G20, Kemenparekraf Singgung Suvenir Tamu Negara

Ahmad Haidir, Jurnalis · Kamis 13 Januari 2022 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 406 2530861 labuan-bajo-jadi-venue-side-event-g20-kemenparekraf-singgung-suvenir-tamu-negara-unqoSJtePK.JPG Labuan Bajo (Foto: Instagram/@newdoriza91)

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI melalui Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menggandeng Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dalam rangka mempersiapkan Labuan Bajo sebagai venue Side Event G20.

Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina menyampaikan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dan berpartisipasi aktif dalam menyambut ajang konferensi antar 20 negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia itu saat rapat koordinasi dengan Kemensetneg serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) belum lama ini.

"BPOLBF pada prinsipnya turut berpartisipasi aktif dalam menyambut G20 karena penyelenggaraan event ini adalah cita-cita yang kita harapkan bersama dan juga yang diharapkan semua pihak di Labuan Bajo," ucap Shana, melalui keterangan tertulis kepada MNC Portal.

Ia berharap event G20 dapat menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya untuk masyarakat Labuan Bajo-Flores, sehingga dapat membangkitkan perekonomian Indonesia.

Lebih lanjut, Shana menyampaikan bahwa masyarakat Labuan Bajo-Flores siap terlibat dalam acara yang akan berlangsung pada 30-31 Oktober 2022 itu.

Baca juga: Jadi Venue Event Internasional, Mandalika hingga Labuan Bajo Dapat Perhatian Khusus Pemerintah

"Kami ingin masyarakat merasa terlibat dan memiliki hajatan ini. Misalnya, suvenir yang digunakan nanti merupakan produk UMKM lokal Labuan Bajo-Flores. Selain itu, dengan peta perjalanan wisata yang kita tawarkan, harapannya akan menarik para delegasi maupun para wisatawan untuk menjelajahi keindahan Labuan Bajo-Flores yang punya banyak alternatif destinasi selain Taman Nasional Komodo yang sudah cukup dikenal,” tuturnya.

Shana juga menyampaikan nantinya akan diadakan rapat koordinasi lanjutan dengan Pemkab Manggarai Barat bersama unsur pentahelix lainnya dalam menyukseskan event G20.

Sementara, Kepala Biro Humas Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Eddy Cahyono menerangkan, koordinasi antar kementerian/lembaga dimaksudkan untuk menggali potensi kolaborasi, sehingga manfaat dan pesan kunci dari penyelenggaraan G20 ini bisa diketahui oleh semua lapisan masyarakat.

"Sehingga nantinya euforia menyongsong hajatan akbar ini bisa mendorong semangat kolaborasi dan partisipasi semua pihak," ucap Eddy.

Ia juga menjelaskan bahwa persiapan venue G20 diharapkan semakin menggema di tengah masyarakat. Untuk mencapai hal tersebut, ia pun berharap partisipasi aktif seluruh pihak terutama humas kementerian dan lembaga di seluruh Indonesia.

"Slogan utama G20 adalah Recover Together, Recover Stronger atau Pulih Bersama. Ini mau menunjukkan bahwa melalui G20 kita bisa bangkit kembali, terutama pascapandemi. Agar tujuan utama ini bisa diketahui masyarakat, perlu ada publikasi yang masif, sehingga semua lapisan masyarakat menyadari pentingnya penyelenggaraan event ini,” paparnya.

Koordinator Audio Visual dan Media Sosial Indonesia Baik dan GPR TV Kominfo, Dimas Aditya Nugraha mengatakan, peluang kerja sama diseminasi informasi digiatkan melalui media sosial dan TV. Pihaknya pun menyatakan siap berkolaborasi dalam mendukung pemberitaan dan promosi kegiatan KTT G20 mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini